SuaraJogja.id - Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kanwil Kemenag DIY Aidi Johansyah memastikan kesiapan jemaah haji cadangan di DIY tahun ini tidak akan tertinggal. Para jemaah haji cadangan yang sudah melunasi pembayaran sudah bisa memulai persiapan.
Hal itu menyusul kuota haji di DIY 2023 yang sampai saat ini belum terpenuhi. Sehingga membuat jemaah haji cadangan pun sudah ikut masuk atau terhitung dalam pemenuhan kuota haji tahun ini.
"Tidak ketinggalan, cadangan sekarang sudah boleh mengikuti manasik. Ini baru mulai. Di Yogyakarta baru mulai, otomatis cadangan juga bisa mengikuti manasik itu," kata Aidi, Selasa (9/5/2023).
Disampaikan Aidi, persiapan dari segi teknis mulai dari paspor dan lainnya pun sudah akan diberikan. Ia memastikan hak jemaah haji cadangan itu tetap sama.
"Kemudian nanti proses paspor juga kita siapkan, kemudian proses bio visa juga sama. Jadi mereka punya hak yang sama untuk kita siapkan," ujarnya.
Nantinya para jemaah haji yang termasuk cadangan itu akan ditangani oleh Kemenag di masing-masing kabupaten dan kota. Termasuk dari KUA yang terdekat dari para jemaah.
"Jadi kita sudah minta menghubungi sesuai kecamatan masing-masing. Jadi teman-teman di KUA menghubungi mereka (jemaah haji cadangan), memberitahukan bahwa mereka boleh melunasi atau berhak melunasi tahun ini," terangnya.
Diketahui bahwa kuota haji di DIY tahun ini sebanyak 3.147 orang. Dari jumlah itu sejauh ini baru 2.968 orang yang melakukan pelunasan tahap pertama.
Untuk nominal yang harus dilunasi sendiri, Aidi menuturkan setidaknya jemaah perlu membayar sekitar Rp25 juta. Pelunasan tahap kedua masih dibuka dari 8-12 Mei 2023 mendatang.
Baca Juga: Masih Tunggu Pelunasan Jemaah, Kuota Haji DIY 2023 Belum Terpenuhi
"Kan totalnya dia harus bayar sendiri sekitar Rp49 juta berapa gitu, setoran awal kan sudah Rp25 juta. Berarti dia kan tinggal melunasi kekurangannya itu. Jadi siap-siap sekitar Rp25 juta," tuturnya.
Sebenarnya, kata Aidi, perhitungan untuk calon jemaah haji tahun ini akan mencukupi kuota. Namun memang belum semuanya dipastikan melunasi pembayaran itu.
"Ya menurut hitungan iya (cukup). Cuma nanti kita juga enggak tau kan jemaah cadangannya itu mau melunasi atau tidak tahun ini. Maka alhamdulillah kita ada tambahan tahap kedua ini cadangannya di samping yang kemarin belum sempat melunasi boleh melunasi," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Sah! YIA Resmi Jadi Embarkasi Haji Mulai 2026: Apa Dampaknya Bagi Jemaah dan Ekonomi Lokal?
-
Niat ke SPBU Berujung Maut, Pemotor 18 Tahun Tewas Tertabrak Bus di Temon Kulon Progo
-
Garin Nugroho Singgung Peran Pemerintah: Film Laris, Ekosistemnya Timpang
-
Soal Rehabilitasi Lahan Pascabencana di Sumatra, Kemenhut Butuh Waktu Lebih dari 5 Tahun
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya