SuaraJogja.id - Usai tawuran pecah di Jalan Kusumanegara dan Jalan Kenari, massa kembali terlibat bentrok di kawasan Jalan Tamansiswa, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Minggu (4/7/2023) malam. Belum dapat dipastikan penyebab dari bentrokan antar massa tersebut.
Hal ini dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharja. Ia menyebut polisi telah menurunkan personel untuk berjaga-jaga.
"Informasi pastinya belum dapat kami sampaikan. Tetapi yang jelas pihak kepolisian sudah melakukan pengamanan disejumlah titik rawan," ujar Timbul, Minggu (4/6/2023).
Ia sendiri belum mengetahui secara persis awal mula kejadian tawuran ini. Termasuk dari mana saja massa tersebut.
Namun berdasarkan informasi yang sudah beredar luas di media sosial tawuran sudah terjadi sejak sore tadi. Sebelumnya diketahui sempat berada di Jalan Kenari Umbulharjo, Kota Jogja.
Hingga malam ternyata masih berlanjut dan meluas hingga ke kawasan Jalan Tamansiswa. Hingga berita ini ditulis kejadian masih berlangsung.
"Warga kami imbau tetap tenang, tetap waspada, kami kepolisian masih melakukan pengamanan di lokasi," tandasnya.
Sebelumnya, tawuran pertama kali terjadi di Balai Kota Yogyakarta sekitar pukul 16.30 WIB. Sejumlah massa membuat warga panik. Tak sedikit yang memilih menutup toko dan warung miliknya.
Berita Terkait
-
Masih Banyak Parkir Liar di Jalan Pasar Kembang pada Malam Hari, Polisi Bakal Gelar Patroli Pengawasan
-
Oknum Polisi yang Terlibat Kasus Rudapaksa di Sulteng Jadi Tersangka, Netizen: Viral Dulu Baru Jadi Tersangka?
-
Terjadi Tawuran di sekitar Balai Kota Yogyakarta, Warung Makan dan Toko Kelontong Buru-buru Ditutup
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Ratusan Driver Gojek Yogyakarta Turun ke Jalan, Loyalitas pada Sosok yang Dianggap Mengubah Nasib
-
Purna Tugas sebagai Rektor UII, Fathul Wahid Ditetapkan sebagai Rektor Rakyat
-
Lurah Aktif Condongcatur Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dugaan Korupsi Tanah Kas Desa
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi