SuaraJogja.id - Pelaksaan seleksi akademi Pendidikan Profesi Guru PPG tahun 2023 terpaksa ditunda gegara server error.
Salah seorang peserta asal Jawa Tengah mengaku harus menunggu sejak jam 07.00 WIB tanpa kejelasan hingga tengah hari terkait ditundanya pelaksanaan seleksi akademi PPG akibat server error.
Kepada suara.com, peserta tersebut mengaku baru mendapat pemberitahuan terkait kondisi server yang error itu sekira pukul 11.57 WIB.
"Sudah nunggu sejak jam 07.00 WIB, mau login ngga bisa bisa, berulang kali dicoba ngga bisa, selama itu ga ada pemberitahuan, baru diberitahu melalui grup WA sekitar jam 11an," terangnya, Sabtu (22/7/2023).
Gegara server error dan tanpa ada pemberitahuan pasti, membuat akun Instagram PPG Kemendikbud digerudug.
Tak sedikit yang meluapkan kekecewaan atas situasi yang terjadi.
"Pembuktian bahwa Kemendikbud tidak profesional, ujian kacau, pengumuman ukmppg tidak ada kejelasan,,, inilah pekerjaan tidak diselesaikan satu", tulis ariska.
"bapak/ibu yang bertugas diatas.. taukah anda.. saya pulang seminggu sekali di weekend jabar-jateng demi bertemu dengan anak saya yang berusia 3 tahun, saya tunda kepulangan demin ikut tes ini, tp ternyata server eror, akhirnya ditunda sampai tidak tau kapan waktunya.. duh..sungguh sakit sekali rasanya hati ini..karena 2 hari saya yang seharusnya bisa saya habiskan dengan anak balita saya jadi terbuang sia-sia..," kata difa.
"Kalau tau ada tes disiapkan matang2 segala sesuatunya, sesi 1 membuang waktu, dan tidak ada kejelasan. Tolong diperbaiki semuanya, jangan bobrok seperti ini. Saya kuliah 4th untuk gelar S.Pd saja tidak cukup harus dites lagi demi PPG. Ini guru benar2 dicoba atau menjadi kelinci percobaan, dari dulu blm ada Presiden yg benar2 mensejahterakan Guru. Jangan salahkan dikemudian hari Indonesia kehabisan Guru," tulis arif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Pakar Hukum UI Sebut Kasus Dana Hibah Pariwisata Tidak Bisa Jerat Sri Purnomo, Ini Penjelasannya
-
Gamis Bini Orang dan Sultan Laris Manis Jelang Lebaran, Penjualan di Jogja Naik hingga 70 Persen
-
Ahli Tegaskan Tanggung Jawab Dana Hibah Pariwisata Ada pada Tim Pelaksana, Bukan Sri Purnomo
-
Minimalisir Kasus Keracunan MBG, DIY Kembangkan Sistem Teknologi Simetris Berbasis AI dan IoT
-
Waspada Cuaca Ekstrem saat Libur Lebaran, Sleman Perpanjang Siaga Darurat hingga 31 Mei 2026