SuaraJogja.id - Gegara bus macet di area yang angker, sejumlah wisatawan yang hendak pulang dari kawasan wisata mengalami kesurupan, Jumat malam (25/8/2023). Peristiwa ini tentu membuat heboh rombongan wisatawan dan warga sekitar.
Kasi Humas Polres Gunungkidul Iptu Suranto mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat kendaraan bus yang mereka tumpangi macet di jalur wisata Paliyan - Tanjungsari Padukuhan Singkil, Kalurahan Giring, Kapanewon Paliyan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.
"Jadi memang belum terlalu malam," tutur dia, Sabtu (26/8/2023).
Peristiwa kesurupan tersebut bermula ketika bus rombongan mahasoswa sebuah Politeknik Bandung Jawa Barat baru saja selesai berwisata dari berlibur di Pantai Indrayanti. Saat itu rombongan ini bertolak dari Pantai Indrayanti selepas Maghrib.
Sesampai di lokasi kejadian tiba-tiba bus macet karena mengalami kendala mesin. Setelah diperiksa ternyata bus yang ditumpangi rombongan berjumlah 58 orang itu mengalami kebocoran oli di ruang mesin. Terpaksa mahasiswa turun padahal tengah berada di tengah Hutan Singkil.
"Tanpa diketahui sebabnya, tiba-tiba salah satu mahasiswi bernama Salsa merasa pusing dan mengalami kesurupan dengan berteriak-teriak," kata dia.
Dari kejadian tersebut menular ke mahasiswa lain yaitu bernama Azka, Lola, Iklima dan Najwa. Hal tersebut membuat mahasiswa lain heboh hingga akhirnya mereka yang mengalami kesurupan harus dibawa ke Masjid Al Hidayah yang terletak di Padukuhan Singkil, Kalurahan Giring.
"Mereka lantas dibantu warga setempat sehingga mahasiwa yang kesurupan dapat diatasi," kata dia.
Jajaran Polsek yang mendapat laporan lantas mendatangi lokasi sebanyak 9 personil untuk membantu mereka.
Baca Juga: Terjadi Lagi, Siswa SMK di Karawang Alami Kesurupan Massal saat MPLS
Usai semua mahasiswa yang tadinya kesurupan terkondisi, rombongan kemudian dijemput oleh Bus pengganti dari Yogyakarta untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Geruduk Kantor DLH, Warga Seputaran TPA Wukirsari Sebut Banyak Sampah Luar Gunungkidul Kucing-kucingan Masuk
-
Perbaiki Tabung Gas Dekat Tungku Menyala, Tiga Warung Makan di Pantai Somandeng Gunungkidul Ludes Terbakar
-
Terinspirasi Gerilya Jenderal Sudirman, Guru di Semin Gunungkidul Ini Rutin Gelar Ritual Jalan Kaki Ikuti Upacara HUT RI
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam
-
Menyambut Derby DIY di Super League Musim Depan, Bupati Sleman: Hilangkan Rivalitas Tidak Sehat
-
Viral Pelari di Jogja Dipukul OTK Saat Ambil Minum, Begini Kronologinya