Dari kiri ke kanan :
Roberto Saputra, Chief Brand Officer Smartfren; Cut Emyra Fadhila Regional Head South Central Java; Astiyanto Tri Muktiwibowo, VP Product Marketing Smartfren; Agus Rohmat, VP Network Operations Smartfren. (SuaraJogja/Agung Pratnyawan)
Selanjutnya adalah komunikasi seperti WhatsApp dan Telegram. Yang tidak kalah banyak adalah game, terutama Mobile Legends.
"Kebutuhan terus meningkat, 200 GB kuota nasional 60 GB dan lokal 140 GB," kata VP Product Marketing Smartfren, Astiyanto Tri Muktiwibowo.
Tak berhenti di sana, Smartfren juga menghadirkan kuota komunitas berupa paket perdana Golf. Pelanggan kartu ini bisa mendapatkan voucher diskon di beberapa lapangan golf yang telah bermitra.
Smartfren juga menyediakan produk eSIM, bahkan menjadi salah satu yang pertama memberikan layanan ini di Indonesia.
Pelanggan juga makin mudah untuk mendapatkan produk eSIM cukup melalui website resmi Smartfren untuk membelinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi