SuaraJogja.id - Kemenangan PSIM Yogyakarta vs Malut United pada lanjutan Liga 2 2023/2024 dengan skor 1-0, pada Sabtu (30/9/2023) membuat pelatih Kas Hartadi belum puas.
Menang dari Malut United merupakan janji untuk Brajamusti dan Maident yang sebelumnya mendesak Laskar Mataram berbenah di pertandingan ke depan.
"Saya berterima kasih kepada para pemain yang sebelumnya berjuang keras bisa memenangkan pertandingan. Kedua kemenangan ini (Perserang Serang dan Malut United) untuk suporter Brajamusti, Maident dan manajemen," ujar Kas Hartadi dikutip dari laman resmi klub, Senin (2/10/2023).
"Janji saya ke suporter Brajamusti dan Maident di tiga tandang harus mendapat enam (poin). Jadi target enam ini sudah tercapai," ungkap dia.
Kendati sudah memenuhi janji kepada suporter, Kas Hartadi belum puas. Ia masih memiliki target lain bersama Laskar Mataram di musim ini.
"Kita belum selesai untuk target sesungguhnya. Itu hanya target untuk memenuhi suporter Brajamusti dan The Maident. Tapi target saya harus lolos ke Liga 1," ujar Kas Hartadi.
Empat laga awal pada Liga 2 yang dilakoni Yudha Alkanza dkk tak begitu buruk. Laga perdana menghadapi Bekasi City FC harus menelan kekalahan 2-3 di kandang.
Namun, laju Laskar Mataram untuk bisa mengubah hasil negatif itu berhasil dilakukan. Menghadapi PSKC Cimahi bermain imbang, sementara melawan Perserang dan Malut United, menang dengan skor identik 1-0.
Saat ini PSIM Yogyakarta berada di peringkat kedua Grup B dengan koleksi tujuh poin.
Baca Juga: Deretan Pelanggaran Keras di Liga 2, Striker Naturalisasi Persela Lamongan Sampai Kolaps Kena Sikut
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Penyelenggara Event di Jogja Ketar-ketir,Imbas Rupiah Melemah dan BBM Naik
-
Harga Pertamax Naik, Pekerja Bergaji UMR di Jogja Kian Terjepit
-
Hasil Audit Kasus Dugaan Malapraktik Balita, RSUD Prambanan Sebut Tak Ada Kelalaian Medis
-
BRI Perluas QRIS Cross Border BRImo ke China, Transaksi Makin Praktis
-
Rekonstruksi 23 Adegan Kasus Little Aresha, Ketua Yayasan Diduga Beri Instruksi ke Pengasuh