SuaraJogja.id - Rekaman video yang memperlihatkan tumpukan sampah yang menumpuk di kawasan Kotabaru, Yogyakarta menjadi viral dan membuat prihatin banyak pihak.
Bertindak cepat, pagi ini, Senin (9/10/2023), pemerintah Jogja akhirnya melakukan aksi pembersihan. Hal ini nampak dalam video yang diunggah akun @merapi_uncover di X beberapa waktu lalu.
Dalam video, sampah yang membentang di nyaris sepanjang jalan Kotabaru ini mencapai 50 meter ke arah timur. Sedangkan tinggi sampah-sampah tersebut mencapai 3 sampai 4 meter.
Berdasarkan video yang beredar, sampah-sampah yang menumpuk ini terdiri dari plastik berukuran kecil hingga besar. Selain itu, nampak juga kasus berukuran sedang yang menumpuk di lokasi tersebut.
Baca Juga: Pemda Bandung Barat Siap Kerja Sama dengan Investor Kanada, Ubah Sampah Jadi Biogas
Setelah sempat meresahkan pengguna jalan dan warga sekitar, sampah-sampah ini akhirnya mendapat sorotan dari pemerintah Jogja. Pagi ini sejumlah petugas kebersihan sudah mengangkut sampah-sampah tersebut untuk dibawa ke penampungan akhir.
"Sampah sepanjang kurang lebih 50 meter di Kotabaru Yogyakarta sudah mulai dibersihkan" tulis akun @merapi_uncover.
Aksi ini ditanggapi beragam oleh netizen yang menyampaikan rasa syukur karena masalah sampah menumpuk di Kotabaru telah ditangani oleh pihak kebersihan yang bertugas.
"Alhamdulillah" tulis salah satu netizen.
"Diviralin aja semua min, biar dibersihin" balas akun lainnya.
Baca Juga: Viral Cewek Timbun Sampah di Kamar Kos Diduga Kena Mental, Apa Itu Gangguan Hoarding Disorder?
"Semoga aja sampai semuanya dan gak ada lagi, soalnya itu juga belum semua diangkut" komentar akun lainnya.
Berita Terkait
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Ubah Limbah Jadi Berkah, Inovasi Pengelolaan Sampah Ini Sukses Go International
-
Geger! Jasad Bayi Ditemukan di Tumpukan Sampah Tanah Abang, Terbungkus Handuk Pink!
-
Kumpulkan Gadget Bekas untuk Jaga Bumi, Solusi Mudah Daur Ulang E-Waste
-
Inovasi Pengelolaan Sampah Plastik: Sucofindo-Containder Teken MoU untuk Solusi Berkelanjutan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan