SuaraJogja.id - Pelatih anyar PSS Sleman, Bertrand Crasson tak menampik bahwa tren negatif yang dialami anak asuhnya menurunkan semangat bertarung.
Hal itu hasil dari kekalahan di dua pertandingan terakhir di Liga 1 2023/2024. Bertrand Crasson memilih mengembalikan mental anak asuhnya untuk lebih termotivasi di pertandingan selanjutnya.
"Saya sudah katakan kepada mereka. Jangan larut dalam rasa kecewa. Mereka pun merespon denga baik dan berkomitmen untuk mengembalikan daya juang yang lebih," kata dia dikutip dari laman resmi klub, Rabu (11/10/2023).
Ia bakal mengembalikan nilai-nilai semangat tim yang hilang di pertandingan-pertandingan sebelumnya. Hal itu jelas terlihat ketika para pemain kehilangan bola yang membuat tim harus kebobolan.
"Ada sejumlah aspek yang hilang dalam pertandingan ketika kehilangan bola, yaitu semangat melawan untuk memberi tekanan dan menyerang," ujar dia.
Menatap laga selanjutnya, Bertrand Crasson enggan mengenang kesalahan di masa lalu yang membuat tim terjun ke peringkat 16 klasemen sementara. Saat ini dirinya fokus untuk membenahi performa tim untuk naik ke papan atas klasemen Liga 1.
"Kondisi saat ini yang terjadi di dalam tim menurut saya tidak perlu mencari-cari kesalahan yang telah lalu. Hal ini seharusnya menjadi tanggung jawab kita bersama dan menuju menjadi lebih baik," kata dia.
Bertrand Crasson bakal membawa tim untuk kemenangan di pekan ke-16 Liga 1 2023/2o24. Ia fokus untuk membenahi performa dan memberikan perlawanan sengit kontra Persik Kediri.
"Tak ada waktu untuk berpikir dengan apa yang sudah terjadi. Tugas saya membawa tim ini lepas dari situasi sulit. Saatnya bekerja untuk mempersiapkan diri menghadapi Persik Kediri," terang Bertrand Crasson.
Baca Juga: Resmi Ditunjuk Jadi Pelatih Kepala PSS Sleman, Ini Target Bertrand Crasson
PSS Sleman harus terpuruk dalam lima pertandinan terakhir. Skuat Super Elja mengoleksi 2 kali imbang, dan tiga pertandingan lainnya harus kalah.
Hingga kini Laskar Sembada hanya mengoleksi 18 poin dari 15 pertandingan yang mereka lakoni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM