SuaraJogja.id - Bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo sudah sangat melekat dengan Yogyakarta. Bahkan lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini memiliki kenangan medalam di beberapa lokasi, termasuk di SMA Bopkri 1 Yogyakarta atau BOSA Yogyakarta.
Bukan tanpa alasan, alumni BOSA Yogyakarta ini ternyata menyimpan sejumlah kenangan manis dan pahit. Bahkan sejak remaja dan menempuh pendidikan di Jogja, Ganjar Pranowo memiliki tempat nongkrong favorit yang terkesan bagi dirinya.
SMA Bopkri 1 Yogyakarta sendiri terletak di Jalan Wardhani nomor 2, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Jogja. Sekolah tersebut didirikan pada 1946.
Terdapat 10 kelas di setiap jenjangnya, di mana masing-masing kelas diisi 24 siswa. Terletak tidak terlalu di pusat keramaian, sekolah ini tentu menghadirkan kenangan untuk setiap alumninya.
Bahkan tak jarang kegiatan reuni kerap diadakan untuk memperkuat komunikasi dan silaturahmi. Termasuk saat Ganjar Pranowo menghadiri reuni ke-77 SMA tersebut Agustus lalu.
Ganjar Pranowo merupakan alumni angkatan 1987. Ia cukup mengingat tempat-tempat menarik yang ada di sekolahnya itu. Selain mengingat guru favoritnya, ternyata Ganjar memiliki tempat nongkrong bersama teman-temannya.
Ada sebuah pohon beringin besar yang terdapat di depan kelas sekolah setempat. Ganjar tak jarang nongkrong di lokasi tersebut ketika jam istirahat.
Tak hanya itu, ada juga ruangan-ruangan favorit yang kerap menjadi tempatnya bersantai ketika pelajaran usai.
Saat ini mantan Gubernur Jawa Tengah itu terus menunjukkan karier politik yang menanjak. Diusung PDIP sebagai cawapres, Ganjar Pranowo bersiap melangkah cepat menuju Pemilu 2024 mendatang.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Duduki Kursi Mahfud MD Saat Bertamu ke Rumah Butet: Itulah Cawapresnya
Mendekat masa pendaftaran capres dan cawapres pada 19 Oktober 2023, Ganjar Pranowo akan didampingi Mahfud MD sebagai bacawapresnya. PDIP telah merestui keduanya dan bakal mendaftar pada waktu yang telah ditentukan.
Hal ini akan semakin menarik karena dua sosok itu cukup dikenal tegas terhadap pembangunan bangsa dan juga praktek kotor seperti korupsi.
Berita Terkait
-
Cak Lontong Kehilangan Banyak Job Buntut Dukung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Saat Pilpres
-
Dikumpulkan di Istana, Prabowo ke Anak-anak Sekolah: Jangan Ikut-ikut Hal Negatif!
-
Kapan Masuk Sekolah Setelah Libur Lebaran 2025? Ini Jadwal Kalender Belajar
-
Alhamdullillah! Dana BOS Madrasah dan BOP RA Cair, Berikut Syarat Pencairannya
-
Usai Lebaran, Prabowo Cari Guru Sekolah Rakyat! Begini Mekanismenya
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan
-
Libur Lebaran di Gembira Loka, Target 10 Ribu Pengunjung Sehari, Ini Tips Amannya
-
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
-
Kunjungan Wisatawan saat Libur Lebaran di Gunungkidul Menurun, Dispar Ungkap Sebabnya
-
H+2 Lebaran, Pergerakan Manusia ke Yogyakarta Masih Tinggi