SuaraJogja.id - Kekecewaan adalah kondisi yang dialami para penggawa PSS Sleman saat ini. Bagaimana tidak laga penutup putaran pertama Liga 1 2023/2024 harus dicukur habis dengan kekalahan 4-1 dari Persib Bandung.
Meski begitu, Gelandang PSS Sleman, Kim Kurniawan tak ingin berlarut dengan kesedihannya, ia mengajak rekan setimnya untuk bangkit lagi menyusul masih ada laga di putaran kedua untuk berbenah lebih baik lagi.
"Tentu kami harus kembali berlatih lagi karena pekan depan sudah ada pertandingan yang harus kami jalani di putaran kedua. Tidak ada kata lain, kami harus bangkit dan ambil tiga poin di kandang," ujar Kim dikutip dari laman resmi klub, Senin (30/10/2023).
Kim Kurniawan menyoroti lawan selanjutnya yakni Bali United. Baginya skuat Serdadu Tridatu tak jauh berbeda dengan Persib Bandung yang bermain solid. Bahkan Persib dianggap sebagai tim yang berpeluang menjadi juara Liga 1 musim 2023/2024 ini.
"Menghadapi Bali United di awal putaran kedua harus diakui bahwa mereka lawan yang berat. Apapun itu kami harus mengembalikan semangat pemain. Saya yakin bisa meraih hasil maksimal nanti," kata Kim.
PSS Sleman masih memiliki sejumlah peluang besar untuk bisa menang di laga kandangnya 3 November 2023 nanti. Laga terakhirnya di kandang, Laskar Sembada hanya bermain imbang 2-2 menghadapi Persik Kediri.
Dengan demikian peluang untuk menang bagi skuat Super Elja bisa lebih besar. Di samping itu, suporter juga diizinkan kembali menghadiri pertandingan di stadion.
Seperti diketahui PSS Sleman terus terseok-seok di Liga 1 2023/2024 ini. Sempat berangsur baik di tangan Marian Mihail, PSS justru terus menurun dan nyaris tak mengemas satu kali menang pun di 8 pertandingan terakhirnya.
Saat ini PSS Sleman berada di papan bawah peringkat ke-14 klasemen sementara Liga 1. PSS baru mengoleksi 19 poin dari 17 pertandingan yang dilakoni.
Baca Juga: Pemain Asing dan Lokal Baru Bakal Direkrut Persebaya Surabaya, Siapa?
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026
-
Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi
-
IAGI Soroti Tantangan Eksploitasi Kekayaan Geologi: Jangan Korbankan Lingkungan!
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran