Kekecewaan memang tak akan terlampiaskan jika hanya berteriak dari tribun penonton. Oknum suporter yang tentu cinta dengan klubnya, mencoba memberi 'pelajaran' untuk dilihat bahwa mereka memberi dukungan penuh dengan cara yang menurut mereka sudah totalitas.
Sayang pelajaran yang diberikan harus dilakukan dengan pukulan. Beruntungnya, pukulan tersebut mengarah ke benda mati. Jika hal itu terjadi ke makhluk hidup tentu akan lebih ramai lagi.
Perusakan fasilitas memang tak dianjurkan, bahkan hal itu mencoreng nama klub sendiri. Hal ini juga menjadi warning bagi PSS Sleman setelah insiden perusakan fasilitas di Stadion Maguwoharjo dari Komdis PSSI.
Ke depannya, PSS Sleman hanya butuh tampil konsisten dan membenahi sejumlah kekurangan dari kekalahan di kandang. Bertrand Crasson juga perlu bersiap-siap tanpa kehadiran Hokky Caraka yang mendapat panggilan ke Timnas Indonesia.
Setidaknya tampil konsisten dan keluar dari papan bawah klasemen sementara mampu mengamankan posisi mereka untuk tak lagi degradasi ke Liga 2 di putaran kedua musim ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BRI Hadirkan Pemeriksaan Gratis dan Edukasi Gaya Hidup Sehat
-
Pilih Jadi WNI, Musisi Frau dan 3 Anak Berkewarganegaraan Ganda Lainnya Ambil Sumpah di Kemenkum DIY
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Waspada Cuaca Ekstrem di Kota Jogja, Pohon Tumbang hingga Banjir Lokal Berpotensi Mengancam
-
5 Universitas Keagamaan Nasrani di Jogja dan Jawa Tengah, Alternatif Terbaik Setelah SNBP 2026