Kekecewaan memang tak akan terlampiaskan jika hanya berteriak dari tribun penonton. Oknum suporter yang tentu cinta dengan klubnya, mencoba memberi 'pelajaran' untuk dilihat bahwa mereka memberi dukungan penuh dengan cara yang menurut mereka sudah totalitas.
Sayang pelajaran yang diberikan harus dilakukan dengan pukulan. Beruntungnya, pukulan tersebut mengarah ke benda mati. Jika hal itu terjadi ke makhluk hidup tentu akan lebih ramai lagi.
Perusakan fasilitas memang tak dianjurkan, bahkan hal itu mencoreng nama klub sendiri. Hal ini juga menjadi warning bagi PSS Sleman setelah insiden perusakan fasilitas di Stadion Maguwoharjo dari Komdis PSSI.
Ke depannya, PSS Sleman hanya butuh tampil konsisten dan membenahi sejumlah kekurangan dari kekalahan di kandang. Bertrand Crasson juga perlu bersiap-siap tanpa kehadiran Hokky Caraka yang mendapat panggilan ke Timnas Indonesia.
Setidaknya tampil konsisten dan keluar dari papan bawah klasemen sementara mampu mengamankan posisi mereka untuk tak lagi degradasi ke Liga 2 di putaran kedua musim ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Prabowo Dampingi PM India Narendra Modi Beribadah di Prambanan, 2.690 Personel Gabungan Siaga Penuh
-
Rekonstruksi Pembunuhan di Depan SMA 3 Jogja Digelar, Empat Orang Masih DPO
-
Perpres Cap LGBTQ Ancaman Nonmiliter, Dinsos DIY Belum Lakukan Penindakan, Fokus Perkuat Keluarga
-
Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi Baru UU Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Soroti Poin Ini
-
Sigit Mustofa Nahkodai Warkaban 2026-2029, Perkuat Solidaritas Diaspora Bantul di Seluruh Indonesia