SuaraJogja.id - Kelakuan I (39), ibu rumah tangga asal Dusun Tambak Kalurahan Semanu Kapanewon Semanu Gunungkidul ini memang di luar nalar. Perempuan ini langsung membunuh bayi lelakinya sesaat setelah melahirkan.
Beredar kabar jika bayi tersebut hasil hubungan gelap dirinya dengan lelaki bukan suaminya. Kendati demikian, polisi masih berusaha mendalami kebenaran dari kabar bayi hasil hubungan gelap tersebut.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri menuturkan peristiwa tersebut terungkap bermula dari ketika hari Jumat tanggal 04 Agustus 2023 sekira pukul 11.30 WIB, dua orang warga menemukan mayat bayi yang telah mengeluarkan bau busuk di depan bengkel sepeda motor milik warga setempat, AW.
"Bayi tersebut ditemukan dalam bungkusan kantong plastik kresek,"tutur dia, Selasa (7/11/2023).
Setelah pihak kepolisian sektor Semanu menerima laporan dari warga adanya temuan mayat bayi di wilayah Tambakrejo, Semanu, Semanu tersebut, Anggota piket Polsek Semanu beserta Anggota Unit Reskrim Polsek Semanu melakukan pengecekan ke TKP dan menghubungi Inafis Polres Gunungkidul untuk melaksanakan Olah TKP.
Selanjutnya dari hasil penyelidikan dan keterangan-keterangan para saksi-saksi ditemukan fakta-fakta terkait pelaku pembuangan bayi.
Dan pada tanggal 10 Oktober 2023 selanjutnya Penyidik dan Penyidik Pembantu Unit Reskrim Polsek Semanu mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan.
"Setelah itu kami mendapat petunjuk siapa pelaku. Setelah itu pihaknya melakukan pemanggilan terhadap pasangan suami-istri yang diduga merupakan pelaku,"terangnya.
Berdasarkan keterangan dari saksi-saksi pada tanggal 24 Oktober 2023 Penyidik Reskrim Polsek Semanu mengeluarkan surat panggilan pertama kepada suami istri yang diduga pelaku pembuangan bayi tersebut. Pemanggilan tersebut bertujuan untuk melakukan pemeriksaan awal sebagai saksi.
Baca Juga: Daya Tarik Pantai Sundak, Cocok untuk Bersantai dan Camping di Akhir Pekan
"Kami juga mengambil sampel DNA,"tambahnya.
Selang sepekan kemudian, suami dari pelaku mengatakan jika keluarga besar menekan pelaku I tentang siapa pelaku pembuangan bayi tersebut sehingga sang suami akhirnya mendesak agar I menyerahkan diri ke polisi.
Akhirnya, tanggal 31 Oktober 2023 yang lalu, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Semanu. Pelaku mengakui semua perbuatannya yang telah membunuh bayi laki-laki dan juga membuang bayi tersebut di depan bengkel yang tak jauh dari rumahnya.
"Pelaku mengakui perbuatannya. Namun kami masih menyelidiki pemicunya apa,"kata Edy.
Dari hasil pemeriksaan diperoleh informasi jika pelaku berusaha menghilangkan nyawa bayi dengan cara membekap mulut dan membungkus dengan handuk. Setelah itu, bayi tersebut ditaruh di dalam mantong Plastik kemudian disimpan di dalam kardus di atas Lemari Pakaian Pelaku.
Selang sehari kemudian, mayat bayi tersebut kemudian dibuang di depan bengkel tetangganya hingga akhirnya ditemukan oleh warga. Pelaku mengaku melahirkan sendirian di dapur rumahnya tanpa bantuan orang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Curhat ke Sri Sultan, GNB Ungkap Krisis Kepercayaan Publik pada Negara Kian Mengkhawatirkan
-
Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Ini Sekolahku Gelar Kegiatan Edukatif Sekolah Dasar
-
Satgas PPKPT Pastikan Kampus Jadi Ruang Aman dari Kekerasan dan Perundungan
-
Minta Rp15 Juta Tak Kunjung Diberi, Anak di Bantul Bakar Rumah Orang Tuanya