SuaraJogja.id - Polisi masih mendalami kasus pembuangan bayi yang ditemukan di depan bengkel warga Tambakrejo Kalurahan Semanu Kapanewon Semanu Gunungkidul pada tanggal 4 Agustus 2023 yang lalu. Ibu bayi I, ibu rumah tangga berumur 39 tahun asal dusun setempat sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Tanggal 31 Oktober 2023 yang lalu, dengan diantar suaminya, I menyerahkan diri ke Polsek Semanu. I akhirnya menyerahkan diri ke polisi karena mendapat tekanan dari keluarga besarnya. Polisipun terus pemeriksaan intensif.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri mengatakan sebenarnya suami pelaku mengetahui jika I yang tidak lain adalah istrinya sudah berbadan dua alias hamil. Namun sang suami kepada polisi mengaku tidak mengetahui jika istrinya telah melahirkan.
"Suaminya tahu kalau I itu hamil. Tapi tidak tahu kapan melahirkannya,"ujar Edy.
Edy mengungkapkan, tanggal 3 Agustus 2023 yang lalu, I nekat melakukan persalinan seorang diri di dapur rumahnya. I langsung mengungkap mulut anak keempatnya tersebut menggunakan handuk.
Setelah itu, jasad bayi tersebut dimasukkan ke tas kresek motif garis hitam putih bersama dengan ari-arinya. Plastik kresek bungkusan tersebut mayat bayi tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kardus.
"Kardus air mineral berisi mayat bayi itu kemudian disimpan di dalam lemari pakaian milik pelaku yang ada di dalam kamar,"terangnya
Keesokan harinya yaitu tanggal 4 Agustus 2023, pelaku kemudian meletakkan kardus berisi bungkusan mayat anaknya tersebut di depan bengkel milik AW yang letaknya hanya 50 meter dari kediamannya. Hingga akhirnya bungkusan mayat bayi tersebut ditemukan warga yang hendak pergi sholat Jumat.
Edy menambahkan, saat pelaku melahirkan dan kemudian membuang mayat bayinya tersebut, suami pelaku memang sedang tidak berada di rumah. Suami pelaku kebetulan jarang berada di rumah karena bekerja.
Baca Juga: Memilukan, Wanita Hamil di Gaza Terpaksa Operasi Caesar tanpa Anastesi
"Suami pelaku sedang tidak berada di rumah. Jadi tidak tahu aksi yang dilakukan pelaku,"terangnya.
Sampai saat ini, tersangka pembunuhan bayi tersebut masih satu orang yaitu I, ibu kandungnya. Sementara suami pelaku sampai saat ini masih berstatus sebagai saksi. Polisipun masih terus melakukan pendalaman berkaitan dengan kasus tersebut.
Meskipun mengaku karena alasan ekonomi, namun Edy tidak menepis jika ada faktor lain yang bisa menjadi penyebab pelaku nekat berbuat keji tersebut. Dia tidak menepis kemungkinan bayi tersebut adalah hasil hubungan gelap
"Itu anak keempat pelaku. Tadi diperiksa karena alasan ekonomi terus tega membunuhnya,"ujarnya.
Terkait dengan bayi hasil hubungan gelap, Edy mengungkapkan pihaknya sudah mengambil sampel DNA dari pelaku dan suami pelaku. Dari hasil tes DNA tersebut nanti dapat diketahui siapa ayah dari bayi malang tersebut apakah benar suami dari I ataupun lelaki lain.
"Kita sudah lakukan tes DNA untuk membuktikan dugaan hasil hubungan gelap itu,"tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT
-
RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional