SuaraJogja.id - Masih ingat dengan sosok Mario Dandy yang melakukan penganiayaan terhadap David Ozora? Sepekan lalu ia kembali membuat heboh karena mengaku uang saku saat SMA sebesar Rp6 juta per bulan.
Fakta tersebut terungkap saat Mario Dandy datang ke sidang kasus korupsi ayahnya Rafael Alun di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Nah di ada ga sih anak SMA di Jogja yang mengantongi uang saku sebegitu fantastis?
Evelyn, salah satu siswi yang bersekolah di SMA Negeri 1 Depok, Sleman, Yogyakarta mengatakan bahwa dia diberi uang jajan per hari. Jumlahnya antara Rp10-Rp20 ribu per hari.
Biasanya, Evelyn menghabiskan uang tersebut untuk jajan, karena untuk makan berat itu sudah bekal secara terpisah dari rumah.
"Biasanya per hari Rp10 ribu-Rp20 ribu. Habis untuk jajan aja sih, karena kalau makan berat itu sudah bekal dari rumah," ungkapnya kepada Suarajogja.id.
Saat ditanya tentang apa yang akan dilakukan jika seandainya mengantongi uang saku sebesar Rp6 juta rupiah seperti Mario Dandy, Evelyn menjawab dia cenderung akan menabungnya, dan memakai sisanya untuk jajan.
"Kalau sebulan Rp6 juta ya paling ditabung, lalu dipakai jajan juga", ujar Evelyn.
Beda dengan Evelyn, siswa SMA di Jogja lainnya, Ayu biasa diberi uang jajan per minggu Rp50 ribu.
Baca Juga: Video Momen Mario Dandy dan Rafael Alun Berpelukan di Persidangan
Serupa dengan Evelyn, Ayu mengaku seandainya punya uang saku sebesar Rp6 juta pastinya ditabung sisanya untuk jajan.
"Per minggu Rp50 ribu. Sama, untuk jajan juga. Karena makan berat itu sudah bekal dari rumah. Kalau uang jajannya Rp6 juta per bulan, paling ditabung sih, atau beli barang-barang yang berguna, terus buat jajan juga sisanya", tegas Ayu.
Sementara itu, salah satu siswa di SMA Negeri 1 Depok, Sleman, Yogyakarta yang bernama Natanael (16) mengaku bahwa ia diberi uang jajan per bulan Rp250 ribu-Rp300 ribu.
Meski punya uang saku relatif besar, Natanael lebih sering menggunakan uang jajan tersebut untuk ditabung.
Saat ditanya mengenai apa yang akan dilakukan jika memiliki uang saku sebesar Rp6 juta per bulan, Natanael menjawab akan menggunakannya untuk les bahasa.
"Per bulan antara Rp250 ribu-Rp300 ribu. Jarang dipakai sih, biasanya aku tabung. Kalau punya Rp6 juta per bulan untuk jajan, aku akan pakai untuk les bahasa sih", jelas Natanel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Fete de la Musique 2026 Digelar di Yogyakarta, 5 Musisi Lokal Meriahkan Kolaborasi Indonesia-Prancis
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Siap Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval