SuaraJogja.id - Polres Bantul menyebut beberapa ruas jalan di wilayahnya rawan mengalami kemacetan hingga kecelakaan lalu lintas pada libur Natal Dan Tahun Baru (Nataru) 2024 nanti. Kini Polres Bantul tengah menyusun strategi untuk mengurai kemacetan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Kapolres Bantul melalui Kasi Humas Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, beberapa ruas jalan yang rawan terjadi kemacetan dan laka lantas antara lain, Jalan Wates-Jogja, Jalan Srandakan, Jalan Parangtritis dan Jalan Jogja-Wonosari. Ruas jalan ini menghubungkan ke kabupaten lain dan merupakan jalan menuju ke obyek wisata.
"Jalan Wates-Jogja, Jalan Parangtritis dan Jalan Jogja-Wonosari tidak menutup kemungkinan terjadi kepadatan, dikarenakan menjadi jalur utama arah ke kota dan juga ke tempat wisata," terangnya, Sabtu (9/12/2023).
Jeffry menambahkan upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan di jalur tersebut, maka Satlantas Polres Bantul telah menyiapkan papan penunjuk arah bagi pengguna jalan yang akan melalui di jalur-jalur alternatif.
Sementara itu, Jalan Srandakan yang menjadi alternatif jalur antar provinsi DIY-Jateng, dianggap rawan terjadi laka lantas. Hal ini berdasarkan data tingginya kejadian laka lantas di Bantul yang terjadi di jalur tersebut. Kondisi jalan yang halus dan lurus tentunya membuat pengendara kerap melaju dengan kecepatan tinggi.
"Namun perlu disadari bila jalur ini minim penerangan dan sering lalu lalang kendaraan pedesaan," imbuh Jeffry.
Jeffry menambahkan saat ini pihaknya tengah merumuskan agenda pengamanan lalu lintas di wilayah Bantul dalam mengantisipasi kemacetan dan laka lantas pada perayaan Nataru, yang akan dibarengi dengan digelarnya Operasi Lilin Progo 2023 mulai tanggal 22 Desember 2023 - 2 Januari 2024.
Dia menyebutkan hal-hal yang menjadi perhitungan, yakni objek wisata yang menjadi titik keramaian di Bantul telah bertambah, sementara ruas jalan masih sama. Kendati demikian pihaknya sudah merumuskan untuk mengamankan jalur-jalur, khususnya yang tingkat kepadatannya lebih tinggi.
Jeffry mengimbau, di bulan Desember khususnya saat libur Natal dan Tahun Baru, untuk masyarakat baik yang liburan atau pun mudik agar lebih berhati-hatu dalam berkendaraan. Pihaknya mengingatkan kembali pentingnya keselamatan terutama saat berkendara.
"Bijak dalam kecepatan laju kendaraan dan juga konsentrasi dalam berkendara," pesannya.
Baca Juga: Rangkaian Natal Glimpse of Grace, 4 Pilihan di Royal Ambarrukmo Yogyakarta
Masih dalam keterangannya, Jeffry menyampaikan bahwa dalam rangka Operasi Lilin Progo 2023, Polres Bantul sendiri telah menyiapkan sejumlah 382 personel untuk mengamankan lalu lintas di berbagai titik, serta pengamanan gereja dan obyek wisata.
Dikatakan dalam pengamanan tersebut juga akan melibatkan petugas dari Kodim, Dishub, Satpol PP Kabupaten Bantul, PMI dan Jasa Raharja, serta dibantu dari anggota Saka Bhayangkara dan Paksi Katon.
Di samping itu untuk pengamanan libur Natal dan Tahun Baru, Polres Bantul juga akan membangun empat Pos Pengamanan (Pospam). Yakni Pospam di Sedayu sebagai pos pemantauan jalur lalu lintas Jogja-Wates dan sebaliknya, Pospam Parangtritis sebagai pos pemantauan obyek wisata pantai, Pospam Piyungan sebagai pos pemantauan jalur lalu lintas Jogja-Wonosari dan terakhir Pospam Druwo sebagai pos pengamanan terpadu.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
Terkini
-
Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
-
Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta