SuaraJogja.id - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengajak masyarakat lokal untuk menyambut secara hangat kedatangan wisatawan di Bumi Sembada. Masyarakat Sleman diharap dapat 'full senyum' dalam menyambut setiap pelancong yang berlibur di wilayahnya.
"Saya dapat informasi dari kemarin kalau jalanan di Yogyakarta dan Sleman khususnya sudah mulai padat. Artinya masyarakat yang mau berwisata sudah berdatangan. Saya juga mengajak masyarakat untuk selalu 'full senyum' menyambut wisatawan," kata Kustini, Selasa (26/12/2023).
Kustini tak memungkiri Sleman masih menjadi magnet besar bagi wisatawan untuk berkunjung menikmati waktu liburan. Maka dari itu pelayanan dan sambutan yang full senyum dari warga sangat diharapkan.
Full senyum yang dikatakan Bupati Kustini adalah sikap untuk selalu tersenyum dan ramah. Dengan sikap seperti itu, ia menilai wisatawan akan merasa lebuh senang dan nyaman untuk menghabiskan waktu liburan di Sleman.
Kunjungan wisatawan yang kian membaik dari tahun ke tahun, kata Kustini, merupakan peluang tersendiri bagi masyarakat. Terlebih dalam hal ini untuk meningkatkan perekonomian mulai dari tempat penginapan, kuliner, pusat oleh-oleh dan lainnya.
"Jika tamu merasa senang dan nyaman, implikasinya tentu akan sangat positif bagi masyarakat sendiri. Salah satunya peningkatan ekonomi," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Kustini turut mengimbau agar para pelaku usaha serta petugas parkir tak mematok harga yang menyalahi aturan atau nuthuk. Pihaknya tidak segan untuk memberlakukan sanksi jika ditemukan adanya aduan masyarakat berkaitan dengan hal tersebut.
"Jangan sampai nuthuk atau menaikkan harga hanya untuk memanfaatkan momen ini. Bakal kita kenakan sanksi," tegasnya
Baca Juga: Tim SAR Bantul Selamatkan Dua Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Ramai Wisatawan Dipalak Saat Foto di Plang Malioboro, UPT Tertibkan Fotografer
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Kekeringan di Gunungkidul, Warga Kemesu Terpaksa Jual Ternak Demi Beli Air
-
Chemistry Keisya Levronka dan Paul Aro Warnai Film 'Dan Bandung', Bakal Berperan Jadi Siapa?