SuaraJogja.id - Belum usai pro kontra mengenai pembangunan beach club Raffi Ahmad di kawasan Gunungsewu, ternyata ada bisnis lain milik sultan Andara itu yang juga ada di Gunungkidul.
Diketahui beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan dengan kedatangan Raffi Ahmad dan rombongan yang didampingi Bupati Gunungkidul Sunaryanta ke kawasan Gunungsewu.
Raffi Ahmad bersama kolega diketahui bakal membangun beach club terbesar di kawasan tersebut.
Belakangan rencana pembangunan beach club Raffi Ahmad itu mendapat sorotan dari WALHI.
WALHI menilai proyek itu melanggar aturan karena berlokasi di kawasan Bentangan Alam Karst atau KBAK Gunungsewu.
Pembangunan proyek tersebut pun berpotensi merusak kawasan lindung geologi yang seharusnya dijaga.
Ternyata selain beach club, Raffi Ahmad nyatanya juga punya proyek lain di kawasan Gunungkidul.
Dikutip dari unggahan di akun Instagramnya, Raffi Ahmad saat ini tengah mempersiapkan proyek resto yang ada di kawasan Patuk, Gunungkidul, tepatnya di kawasan bukit bintang.
Dari video yang diunggah, bangunan resto yang desainnya tampak megah itu dibangun di area bukit yang ada di kawasan Bukit Bintang, Patuk.
Seperti tak ingin menimbulkan kontroversi seperti proyek beach club, di unggahan itu dicantumkan caption yang menjelaskan bahwa proyek resto itu sudah memperhatikan lingkungan.
"Dengan tetap perhatian pada kelestarian lingkungan, estetika, suasana dan selera, dikreasi sebuah resto yang rasa masakannya aduhai," tulisnya.
Dibocorkan bahwa resto tersebut bakal dibuka awal 2024 mendatang.
"Selamat menikmati di bulan Februari 2024 nanti," lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit
-
Viral Debat Mahasiswa dan Rektorat UNY saat Hendak Gelar Aksi, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda