SuaraJogja.id - Pengadilan Negeri (PN) Sleman membantah informasi terkait perampasan hak afirmasi difabel atau penyandang disabilitas yang sempat ramai diperbincangkan. Informasi tersebut sempat diungkap Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD saat acara 'Tabrak Prof!' pada Senin (5/2/2024) kemarin.
Humas PN Sleman, Cahyono menuturkan pihaknya telah melakukan konfirmasi dengan petugas terkait dan mendapat keterangan terkait hal tersebut.
Ia menyampaikan pada tanggal 18 Januari 2024 pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) maupun pada Informasi Persidangan Pengadilan Negeri Sleman tidak ada laporan bahwa ada pengguna layanan penyandang disabilitas yang membutuhkan pendampingan petugas.
Pada tanggal yang sama sekitar pukul 09.00 WIB terdapat mobil warna silver yang menempati parkir disabilitas. Pada saat yang bersamaan datang mobil lainnya yang juga penyandang disabilitas untuk drop off.
"Pada saat yang bersamaan posisi mobil warna silver tersebut juga menghalangi mobil tahanan yang akan masuk ke Pengadilan Negeri Sleman. Sehingga perlu untuk digeser agar mobil tahanan bisa masuk," kata Cahyono dalam keterangannya, Rabu (7/2/2024).
Petugas kemudian mencoba mencari pemilik mobil silver dan yang bersangkutan ternyata sedang berada di kantin yang berada di belakang gedung kantor PN Sleman.
Petugas keamanan sudah berusaha memberikan penjelasan dan permohonan maaf untuk dapat menggeser sedikit mobil tersebut dan juga menawarkan untuk membantu menggeser mobil tersebut dengan meminjam kunci mobil. Namun yang bersangkutan tidak bersedia.
"Mobil tersebut tetap berada dalam parkir difabel sampai yang bersangkutan pulang sekitar pukul 12.00 WIB, dan tidak ada petugas yang melakukan pengusiran atau pemindahan parkir ke luar gedung pengadilan," tuturnya.
Dalam kesempatan ini, Cahyono menegaskan bahwa Pengadilan Negeri Sleman telah berkomitmen mewujudkan Pengadilan Inklusi atau Pengadilan Ramah Kaum Rentan dengan menyediakan E-Form Peritas (Pelayanan Prioritas) PTSP Pengadilan Negeri Sleman.
Hal itu bertujuan untuk memudahkan penyandang disabilitas yang akan berkunjung atau menggunakan layanan di PN Sleman. Selain itu PN Sleman juga telah memiliki POJOK DISABILITAS yang dapat digunakan untuk memperoleh layanan atau menunggu persidangan sehingga memberikan kenyamanan bagi penyandang disabilitas dan kaum rentan.
"Dan pada kejadian ini yang bersangkutan tidak memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan. Sehingga petugas tidak mengetahui bahwa yang bersangkutan penyandang disabilitas. Seluruh pelayanan yang diberikan telah mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan Pengadilan," terangnya.
Kejadian ini, tambah Cahyono, sekaligus menjadi evaluasi bagi PN Sleman dalam memberikan pelayanan terutama terhadap kaum rentan.
"Sehingga ke depannya kami akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala agar dapat meningkatkan pelayanan yang lebih baik," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD mengatakan bahwa hak afirmasi difabel atau penyandang disabilitas untuk tidak dirampas.
Mahfud Md menyampaikan hal tersebut usai mendengarkan cerita dari seorang penyandang disabilitas bernama Bambang Susilo. Bambang mengaku ditolak parkir pada lahan parkir khusus disabilitas di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Berita Terkait
-
Update Kebakaran Trans Home: Asap Masih Mengepul, Ratusan Kendaraan Pegawai Terbakar
-
Dukung Kewirausahaan, BRI Peduli Latih 90 Penyandang Disabilitas di Makassar
-
Evakuasi Kebakaran Toko Bangunan di Sleman: Dua Korban Tewas Ditemukan Dekat Tangga Lantai Tiga
-
Pemprov DKI Tambah 6 Kategori Penerima Layanan Transportasi Gratis di 2027, Siapa Saja?
-
PJS Soroti Kata 'Mampu' dalam RUU Ketenagakerjaan: Bisa Bikin Disabilitas Tersingkir
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
Terkini
-
Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku
-
JPW: Kapolri Baru Tak Berdampak Jika Pekerjaan Rumah Dibiarkan Mangkrak
-
Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi
-
BRI Peduli Buka Peluang Bagi Penyandang Disabilitas di Makassar Dengan Pembekalan Kewirausahaan
-
Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong