SuaraJogja.id - Gubernur DIY, Sri Sultan HB X bersama sepuluh anggota keluarga hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 12 Panembahan, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta, Rabu (14/02/2024). Mengenakan baju putih dan celana hitam, Sultan bersama sang istri, GKR Hemas turun dari mobil menuju TPS sekitar pukul 07.02 WIB.
Disusul GKR Hayu dan sang suami, KPH Notonegoro. Kemudian GKR Condrokirono dan anak laki-lakinya RM Gustilantika Marrel Suryokusumo. Setelahnya GKR Maduretno dan suami, KPH Purbodiningrat. Terakhir puteri bungsu Sultan, GKR Bendara dan suami, KPH Yudhanegara.
Sultan menjadi orang pertama melakukan pencoblosan. Petugas Kelompok Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS) sekitar pukul 07.14 WIB. Mendapatkan lima kertas suara, Sultan kemudian menuju bilik suara.
Sultan berada di bilik suara sekitar sepuluh menit bersama GKR Hemas. Sekitar pukul 07.40 WIB, Sultan selesai mencoblos dan memasukkan surat suara ke lima kotak suara. GKR Hemas dan keluarga lainnya pun ikut menyusul. Usai mencoblos, Sultan mencelupkan jari kelingking ke tinta ungu sebagai tanda sudah menggunakan hak pilihnya.
Sultan dalam kesempatan itu kembali mengingatkan pada warga masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu kali ini. Peran masyarakat sangat berpengaruh pada masa depan bangsa.
"Saya kira peristiwa hari ini saya menggunakan hak pilih saya di provinsi diy. Saya punya harapan pada warga masyarakat jogja gunakanlah hak pilihnya dengan baik, jangan golput," paparnya.
Hal senada disampaikan GKR Hemas yang menyatakan penggunaan hak pilih pada pemilu ini dilakukannya sebagai warga negara Indonesia. Hemas berharap penyelenggaraan pemilu ini dapat berjalan lancar.
"Diharapkan [pemilu] ini berjalan lancar dan damai," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Mahfud MD Nyoblos di Sleman, Polda DIY Sudah Siapkan Pengawalan Melekat
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah
-
Tiga Kota Penuh Makna, Hifdzi Khoir Hadirkan Tur Showcase Intimate 'Berjalan Kaki'
-
Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
-
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Sleman: Nikah Siri Dibongkar, Berpotensi Tambah Tersangka Baru
-
Eks Pengurus Ponpes di Sleman Ditahan Terkait Dugaan Kasus Perkosaan