SuaraJogja.id - Gelaran Pemilu 2024 di Gunungkidul tampaknya menunjukkan adanya anomali, di mana suara ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDIP yang juga Ketua DPRD Gunungkidul Endah Surbekti Kuntariningsih ternyata tergeser oleh dua kandidat lain dari sesama PDIP. Suara Endah masih kalah banyak dengan pendatang baru, Lasarus Arintoko serta Untung Ardiyanto versi real count KPU di daerah Pemilihan 3.
Dalam data terakhir perhitungan KPU sementara hingga hari Sabtu (17/2/2024) malam pukul19.30 WIB, PDI Perjuangan mendominasi di dapil 3. Untuk sementara partai berlogo banteng ini memiliki perolehan sementara mencapai 19,58% atau mengantongi suara 12.554 suara.
Dapil 3 Gunungkidul selama ini memang dikenal sebagai dapil yang dikuasai oleh partai berlambang kepala banteng ini. PDI Perjuangan di dapil ini juga mendulang suara cukup banyak dan menjadi pemenang pemilu tahun 2019 lalu. Kondisi serupa juga terjadi di pemilu tahun 2024 ini.
Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih bertempur dengan Lasarus Arintoko dan Untung Ardiyanto yang memiliki suara tergemuk hingga pukul 19.30 WIB. Namun komposisi suara Ketua DPC PDIP Kabupaten Gunungkidul justru menduduki rangking ketiga.
Baca Juga: Terdesak Kebutuhan, Pengantin Baru Ini Lakukan Pencurian di Berbagai Tempat di Gunungkidul
Posisi pertama sesama caleg PDI Perjuangan, diisi oleh Lasarus Arintoko dengan 3.252 suara. Kemudian disusul Untung Ardiyanto dengan 2.829 suara baru kemudian disusul oleh Endah Subekti Kuntariningsih sementara memiliki 2.671 suara. Melihat prosentase besar PDI Perjuangan di dapil 3 Gunungkidul ini, berpotensi ada 2 kursi dari 45 kursi tersedia di DPRD Kabupaten Gunungkidul.
Jika perolehan suara tak ada perubahan, PDI Perjuangan dapat meloloskan Lasarus Arintoko dan Untung Ardiyanto ke DPRD Gunungkidul. Sejauh ini KPU telah merekapitulasi 71.86% atau 452 dari 629 TPS yang ada.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Retreat Gelombang Kedua Digelar Usai Lebaran, Megawati Perintahkan Kepala Daerah PDIP Wajib Ikut
-
Lebaran ke Megawati hingga Jokowi, Didit Disebut Jadi Kekuatan 'Soft Politics' Presiden Prabowo
-
Didit Sowan ke Megawati, Ahmad Basarah Bocorkan Hubungan Rahasia Keluarga Prabowo-Mega
-
5 Momen Hasto Kristiyanto Selama Jadi Tahanan KPK, Terbaru Tolak Dipindah ke Salemba
-
Jaksa KPK Sebut Delik Kasus Hasto PDIP Bukan Terkait Kerugian Negara, tapi Suap!
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan