SuaraJogja.id - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman mencatat kunjungan wisatawan selama 2023 mencapai 8 juta lebih. Dari jumlah itu baru 8,5 persen wisatawan yang berkunjung ke desa wisata yang ada.
"Kunjungan wisatawan di Kabupaten Sleman pada tahun 2023 berjumlah 8.005.943 wisatawan dan 8,5 persen di antaranya yaitu 687.760 wisatawan berkunjung ke desa wisata, yang terdiri atas 686.363 wisatawan nusantara dan 1.397 wisatawan manca negara," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid, dikutip Rabu (6/3/2024).
Ishadi mengajak para pengelola desa wisata Kabupaten Sleman untuk menguatkan sinergitas dengan pihak-pihak terkait. Sinergitas yang baik akan meningkatkan secara optimal dari aspek pengelolaan, pengemasan paket wisata maupun pemasaran.
Apalagi ada puluhan desa wisata yang terdapat di Bumi Sembada. Saat ini di Sleman tercatat ada sebanyak 80 desa wisata di Kabupaten Sleman.
Dengan perincian 12 desa wisata kategori mandiri, 17 desa wisata kategori maju, 18 desa wisata kategori berkembang, dan 33 desa wisata kategori rintisan.
"Pengembangan desa wisata di Kabupaten Sleman cukup prospektif dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata yang mendasarkan pada aspek pemberdayaan masyarakat," terangnya.
Disampaikan Ishadi, konsep desa wisata yang dikelola berdasarkan inisiasi dan keterlibatan masyarakat secara penuh memberikan manfaat ekonomi yang besar terhadap masyarakat lokal. Kemanfaatan tersebut berupa tumbuhnya pengelolaan homestay, kuliner, souvenir dan industri kreatif lainnya yang ditawarkan dalam bentuk paket-paket wisata.
"Pengelolaan desa wisata pada saat ini memang belum bisa dijadikan sebagai profesi utama bagi warga masyarakat, mengingat fluktuasi kunjungan ke desa wisata juga masih tinggi. Tren kunjungan ke desa-desa wisata masih didominasi pada saat libur sekolah dan libur umum," ujarnya.
Hal itu dinilai sebagai tantangan para pengelola desa wisata untuk menguatkan paket-paket wisata yang dimiliki. Salah satunya dengan membentuk kolaborasi potensi-potensi yang ada disekitar wilayah desa wisata dalam klaster-klaster yang masih dapat dijangkau.
Oleh sebab itu sinergitas dengan masyarakat setempat, antar pengelola desa wisata, dengan pokdarwis bahkan dengan kalangan pendidikan dan para pelaku pariwisata menjadi hal penting. Harapannya kunjungan ke desa wisata dapat merata sepanjang tahun.
Ishadi menambahkan bahwa dalam mengelola desa wisata hendaknya tidak hanya mengedepankan pada aspek ekonomi semata. Melainkan perlu memperhatikan pada aspek-aspek keberlanjutan dalam hal pemanfaatan potensi seni budaya, potensi alam dan lingkungan serta potensi ekonomi kreatif yang dikembangkan.
Berita Terkait
-
Tak Cuma Labuan Bajo, Kemenpar Kembangkan Wisata Jalan Kaki 70 Km di Flores
-
Liburan Muslim-Friendly di Bali, Ini yang Perlu Disiapkan agar Perjalanan Lebih Nyaman
-
Baru Dilantik, Kapolresta Sleman Dimutasi Kurang dari 24 Jam, JPW: Bisa Masuk MURI
-
Di Balik Rekor Kunjungan Wisatawan: Saat Air Bersih Warga Dikorbankan untuk Vila Mewah
-
Inovasi Kadis Parekraf Andhika Permata Dorong Penguatan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Perjalanan Merawat Arum Manis Jadul, Kisah UMKM Bertahan di Tengah Harga Bahan Baku yang Melonjak
-
Jangkau 60 Ribu Desa, 1,06 Juta BRILink Agen Dorong Literasi Keuangan Masyarakat
-
Sambut HUT ke-15, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Gelar Donor Darah: Perkuat Kepedulian Terhadap Sesama
-
Ketua Yayasan Little Aresha Dituntut 10 Tahun Penjara, 83 Anak Korban Minta Restitusi Rp2,12 Miliar
-
BRI Bidik Peluang Bisnis dari MotoGP Mandalika 2026