SuaraJogja.id - Seorang bocah laki-laki berinisial DZS berusia 4 tahun dilaporkan hanyut di Selokan Mataram, tepatnya di depan gapura Gemawang Rt 1, Rw 43, Sinduadi, Mlati, Sleman, Minggu (10/3/2024). Hingga saat ini korban masih dalam pencarian oleh petugas gabungan.
Hal tersebut dibenarkan oleh Humas Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto. Peristiwa tersebut berawal dari korban yang sempat keluar rumah sore tadi.
Saat itu korhan di rumahnya hanya bersama sang kakak. Sedangkan kedua orang tuanya tengah berada di luar dan belum pulang.
"Bapak kerja, ibu belanja, di rumah ada kakaknya. Anak tersebut keluar 700 meter dari rumah, dicari tidak ada, biasanya main di pos ronda rusunawa gemawang," ujar Pipit, dikonfirmasi, Minggu petang.
Ketika itu ada warga yang sempat melihat korban ternyata sudah sampai di depan gapura Gemawang RT 1 dan berada di tengah jalan. Korban juga sempat diperingatkan oleh warga yang memancing di sekitar lokasi.
"Tahu-tahu [korban] jalan ke arah timur sepedanya sudah di tengah jalan, sandal di bibir selokan dan anak tersebut sudah tidak ada di lokasi terakhir," terangnya.
Berdasarkan dugaan sementara bocah tersebut hanyut di selokan tersebut. Saat ini tim SAR gabungan bersama masyarakat sekitar masih mencari keberadaan anak tersebut.
"Dugaan sementara anak tersebut masuk selokan karena anak tersebut autis dan tuli," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Super League 2026/2027 Dimulai 4 September, Bali United vs PSS Sleman Jadi Laga Pembuka
-
GEMPAR Hidupkan Pasar Godean, Pengunjung Naik 150 Persen
-
Rayakan HUT ke-81 RI, Suasana Pasar Ngijon Mendadak Meriah dan Penuh Warna
-
Warga Sleman Sindir Pidato Prabowo Lewat Lomba Kupas Bawang, Pedihnya Bikin Menyerah
-
Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah