SuaraJogja.id - Pengembang Jalan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Trihanggo-Junction Sleman melakukan penambalan sejumlah lubang di area Jalan ring road Trihanggo. Hal ini bertujuan untuk memperlancar arus mudik pada Lebaran 2024 mendatang.
Disampaikan Humas PT. Adhi Karya pembangun Tol Jogja-Solo Seksi 2, Agung Murhandjanto, bahwa penambalan sejumlah lubang di jalan sekitar area proyek tol itu sudah dilakukan beberapa hari lalu.
"Untuk di Ring Road kemarin ada pacthing [penambalan] dalam rangka [Lebaran] kita bantu tambal," kata Agung pada Jumat (29/3/2024).
Agung menuturkan penambalan jalan di area Ring Road Trihanggo itu dilakukan mulai dari timur simpang empat Kronggahan hingga tikungan Ngawen Ring Road. Jarak jalan yang ditambal itu berkisar mencapai dua kilometer.
"Ada dua kilometer, tapi kan enggak merata [lubangnya]. Cuma yang berlubang-lubang itu kami pacthing, kami tambal," ungkapnya.
Diperkirakan ada sejumlah 20-an titik lubang sepanjang jalan tersebut yang telah dilakukan penambalan. Dengan kedalaman dan lebar lubang yang bervariasi.
"Ya ada sekitar 20 titik [yang ditambal]," imbuhnya.
Diketahui sejak beberapa bulan terakhir, proyek tol tersebut telah memasuki area Ring Road Utara. Tepatnya berada di area sekitar simpang empat Kronggahan dengan pengerjaan berupa pelebaran jalan.
Pihaknya memastikan pengerjaan penambalan lubang-lubang itu sudah selesai dilakukan. Hal ini penting dilakukan mengingat Lebaran yang sudah tinggal menghitung hari.
Kendati memang Jalan Tol Jogja-Bawen belum selesai seluruhnya dan bahkan beroperasi dalam mudik kali ini. Pihak pengembang tol tetap melakukan peningkatan keselamatan masyarakat khususnya di area sekitar proyek atau bersinggungan.
Berita Terkait
-
Tragedi 11 Bayi Sleman: Bukti Masih Gagalnya Pendidikan Seks di Indonesia?
-
Bidan Tak Boleh Terima Titipan Bayi Jangka Waktu Lama, Pemkab Sleman Bakal Perketat Pengawasan
-
Nalar yang Hilang di Kamar Kos, Menguak Tabir Tragedi 11 Bayi di Sleman
-
Sering Jumat Berkah, Pemilik Kontrakan Ungkap Aktivitas Bidan di Sleman Usai 11 Bayi Dievakuasi
-
7 Fakta Penemuan 11 Bayi di Sleman, Berawal dari Kecurigaan Warga hingga Biaya Penitipan Rp 50 Ribu
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK