SuaraJogja.id - Peredaran uang yang akan terjadi di Sleman saat libur lebaran dan mudik 2024 dianggap akan menyentuh angka triliunan rupiah. Namun jumlah triliunan itu memang belum ada apa-apanya dibanding hasil korupsi suami aktris Sandra Dewi, Harvey Moeis.
Ya, nama Harvey Moeis sedang menjadi sorotan karena keterlibatannya dalam kasus korupsi penambangan yang ia lakukan sejak 2015-2022.
Nilai korupsinya pun tak tanggung-tanggung yakni Rp271 triliun. Tentu jumlah itu tak sedikit, bahkan jika saja Harvey mau berbaik hati dan tak tergiur meraup keuntungan pribadi, jumlah tersebut bisa membantu subsidi masyarakat Indonesia yang tengah merasakan naiknya sejumlah bahan pokok selama Ramadan.
Membahas peredaran uang di Bumi Sembada menjelang mudik 2024 dengan korupsi yang dilakukan Harvey Moeis cukup menarik.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, memprediksi peredaran uang di wilayahnya selama momen libur lebaran bisa tembus hingga triliunan rupiah. Hal ini melihat dari jumlah pemudik atau wisatawan yang juga akan mengalami lonjakan pada 2024 ini.
"Prediksi peredaran uang selama libur hari raya Idul Fitri 1445 Hijriyah antara Rp600 miliar hingga Rp2,8 triliun," kata Danang dikutip Senin (1/4/2024).
Disampaikan Danang, libur Idul Fitri tahun ini sendiri kurang lebih akan berlangsung selama 10 hari. Waktu yang cukup lama itu membuat jumlah pergerakan masyarakat ke Sleman pun diprediksi akan tinggi.
Diperkiraan pemudik yang akan datang ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 6,6 persen atau 11,7 juta. Sementara itu 4 juta di antaranya diperkirakan akan masuk ke Bumi Sembada.
"Ini berdasarkan data libur Nataru kemarin, berarti ini akan mengalami peningkatan yang nanti akan terjadi selama Ramadan," imbuhnya.
Tidak hanya akan menghabiskan waktu di kampung halaman saja. Namun, kata Danang, masyarakat pun akan menyempatkan diri untuk berwisata ke sejumlah destinasi yang ada.
Pihaknya memprediksi Length of Stay atau lama tinggal wisatawan pada periode tersebut antara 2 hingga 2,5 hari. Dengan rerata okupansi hotel pada periode tersebut berada diantara 75-100 persen.
"Prediksi rerata belanja wisatawan baik untuk akomodasi, makan minum, tiket masuk obyek wisata dan belanja oleh-oleh pada periode Libur Hari Raya Idul Fitri antara Rp1 juta – 2,5 juta," ungkapnya.
Sejumlah destinasi wisata masih menjadi andalan di Kabupaten Sleman. Mulai dari kegiatan di lereng Gunung Merapi hingga wisata candi.
Pihaknya memprediksi retribusi pariwista di destinasi yang dikelola Pemda yakni Kaliurang dan Kaliadem pada periode libur Hari Raya bisa mencapai antara Rp90 juta – Rp281,24 juta.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Ishadi Zayid menambahkan target wisatawan pada momen libur Lebaran ini sebesar 300-450 ribu wisatawan. Pihaknya cukup optimis angka tersebut akan tercapai.
Berita Terkait
-
Sempat Sulit Dijual, Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen Benny Tjokro Senilai Rp219,7 Miliar
-
Febrie Adriansyah Hanya Dicekal ke Luar Negeri 20 Hari, Ini Penjelasan Imipas
-
Audit Digital Jadi Kunci! Dana Banpol Naik Tak Jamin Bebas Korupsi
-
Pakar Bongkar Biang Kerok Korupsi Pejabat: Pilkada Mahal Bikin Kepala Daerah Berutang Budi
-
Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Pameran PASSAGE: Jembatan Seniman Yogyakarta Menuju Panggung Prancis
-
Ketika SD Negeri di Jogja Kekurangan Murid, Guru Patungan demi Tetap Bisa Bermimpi
-
Haedar Nashir: Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Pelecehan Seksual di Kampus Muhammadiyah
-
Skandal Korupsi Beruntun, Muhammadiyah Desak Presiden Pimpin Perang Total, Tak Sekedar Ceramah
-
Diduga Jadi Korban Mafia Tanah, Warga Sleman Kaget Sertifikat Beralih Nama dan Jadi Agunan Bank