"Untuk Lebaran tahun ini kita targetkan 300-450 ribu wisatawan. Harapannya itu tercapai. Prambanan sendiri menargetkan 116 ribu wisatawan. Bahu membahu bersama Candi Prambanan, target sleman 300-450 ribu [wisatawan]," ujar Ishadi.
Bisa disimpulkan, Sleman yang bergantung dengan destinasi wisata saja baru bisa mendapatkan hasil triliunan rupiah di momen lebaran. Sementara Harvey Moeis dan beberapa tersangka lain, memang tak butuh wisata untuk menghasilkan triliunan rupiah, cukup dengan menambang dan memanipulasi izin serta peredaran uang, ratusan triliunan adalah hal mudah.
Memang jangka waktunya berkisar delapan tahun untuk mencapai Rp271 triliun. Namun jika dihitung berdasarkan skema peredaran uang di momen lebaran seperti Sleman, setidaknya Harvey bisa menghasilkan Rp33,8 triliun dalam setahun.
Sementara Pemkab Sleman, baru bisa mengantongi Rp271 triliun setelah melaksanakan 96 tahun momen lebaran jika setiap momen lebaran tidak menemui kendala yang membuat peredaran uang tak mencapai Rp2,8 triliun.
Berita Terkait
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin
-
Api Misterius di Sleman Masih Muncul, Pemilik Rumah Ngaku Sudah Sempat Didatangi Dukun
-
Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan
-
Istri Ungkap Gus Yaqut Tak Pernah Cerita Kasus Haji ke Keluarga: Biar Sama Lawyer Saja
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat