SuaraJogja.id - Umat muslim sebentar lagi akan bertemu denga Idul Fitri. Hal itu sebagai penanda berakhirnya puasa Ramadan yang dilakukan selama 30 hari menahan makan, minum dan juga hawa nafsu untuk bermaksiat.
Pada Ramadan 1445 H/2024 M, puasa antara pemerintah dan beberapa organisasi masyarakat muslim seperti Muhammadiyah berbeda. Di mana Muhammadiyah lebih dulu melaksanakan puasa pada 11 Maret 2024. Sementara pemerintah memulai puasa pada 12 Maret 2024.
Lalu kapan puasa terakhir untuk tahun 2024 ini?, mengingat adanya perbedaan waktu mulai puasa antara Muhammadiyah dan pemerintah?.
Melansir muhammadiyah.or.id, 1 Syawal 1445 H jatuh pada hari Rabu yakni 10 April 2024 dari hasil ijtimak yang dilakukan Muhammadiyah.
Sementara pemerintah memang belum mengeluarkan penetapan 1 Syawal 1445 H. Namun merujuk pada kalender Hijriah yang diterbitkan Kemenag, 1 Syawal jatuh pada 10 April 2024.
Artinya baik Muhammadiyah dan pemerintah kuat diduga akan menggelar lebaran di waktu dan hari yang sama, pada 10 April 2024.
Meski begitu, pemerintah belum mengumumkan secara resmi. Masyarakat masih menunggu penetapan 1 Syawal versi pemerintah.
Dengan demikian, hari terakhir puasa jatuh pada Selasa, 9 April 2024. Di mana, kegiatan takbiran dan persiapan salat Idul Fitri akan dilaksanakan pada 10 April 2024, yakni hari Rabu.
Muhammadiyah sendiri sudah menyiapkan jauh-jauh hari penyelenggaraan salat Idul Fitri pada 10 April mendatang. Sementara pemerintah seperti di Yogyakarta juga sudah menyiapkan perayaan Idul Fitri, meski masih menunggu penetapan dari Kemenag.
Berita Terkait
-
Baitul Arqam PWM Papua Barat Tuntas Digelar, Cetak Kader Kokoh Berlandaskan Islam Berkemajuan
-
Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik
-
Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam
-
Dokter yang Tangani Sutrimo Bakal Diperiksa! Polisi Dalami Dugaan Tewas Mulut Berbusa
-
Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Pedagang Bendera Musiman di Jogja Gigit Jari, Instansi Pilih Stok Lama