SuaraJogja.id - Raline Shah menghadiri PIONIR Organik di Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu (31/7/2024). Kehadiran Raline disambut meriah oleh para mahasiswa baru (maba).
Kali ini Raline hadir sebagai Duta Selamatkan Tanah (Save Soil) bersama Dekan Fakultas Pertanian UGM, Jaka Widada yang memberikan seminar motivasi kepada ratusan maba Fakultas Pertanian. Seminar motivasi itu mengangkat tema 'Menjadi Pemuda Tangguh, Unggul, dan Kreatif di Era Digital'.
"Senang sekali bisa berada di antara kalian semua. Selamat pagi! Jogja adalah salah satu kota favorit saya. Bulan lalu juga saya sudah di sini. Jadi hampir tiap bulan ke sini, untuk belajar sedikit tentang pertanian organik juga, kuliner, dan bulan lalu ke ArtJog karena saya suka sekali lihat pameran seni," kata Raline, di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro Fakultas Pertanian UGM, Rabu (31/7/2024).
Dalam kesempatan ini Raline berbicara panjang lebar kepada pada mahasiswa baru. Dia turut berbagai sedikit pengalamannya saat berkuliah di National University of Singapore.
Raline mengaku sempat bingung untuk menentukan jurusan saat kuliah dulu. Hingga akhirnya memutuskan untuk memilih ilmu politik sesuai dengan hobinya saat itu.
"Kalau saya waktu zaman saya di bangku kuliah kayak seperti kalian, itu orangnya sebenarnya enggak tahu mau ngambil jurusan apa dulu," ujarnya.
"Saya mengambil political science, ilmu politik karena pada saat itu saya hobi sekali nonton CNN BBC pengen jadi jurnalis seperti Christiane Amanpour," imbuhnya.
Namun, kata Raline menjalani perkuliahan saja tidak cukup. Menurutnya para mahasiswa juga harus mempelajari softskill untuk semakin mengembangkan dirinya di masa depan.
"Jadi pas saya duduk di bangku National University of Singapore. Saya juga jadi mikir ah saya nggak cukup aja jadi murid nih, harus lebih dari ini, harus bersosialisasi lagi. Karena universitas itu kebanyakan yang kita pelajari akan lupa sejujurnya tapi yang penting yang kita pelajari itu soft skill," ungkapnya.
Baca Juga: Kuliah Jalan Terus, Putri Ariani Siap Rilis Album Tahun Ini
"Bagaimana kita bisa menyelesaikan suatu proyek dengan baik, bagaimana kita bisa bersilaturahmi dengan teman-teman, dengan guru-guru dengan baik, bagaimana kita bisa menjadi manusia yang positif, regulasi emosi dengan baik, punya disiplin punya pengetahuan lebih dari yang kita pelajari dan bisa menjadi manusia yang membantu satu sama lain," tambahnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian UGM Jaka Widada menyambut hangat para mahasiswa baru di kampusnya. Jaka bilang mereka adalah calon penerus bangsa yang diharapkan dapat bersama-sama menyelamatkan bumi.
"Terima kasih sudah memilih Fakultas Pertanian karena ini adalah masa depan, ketika nanti jumlah penduduk mencapai 10 miliar adik-adik ini akan punya peran penting untuk menyiapkan pangan, sandang, energi dan sebagainya. Sehingga kalian adalah calon penerus bangsa yang sangat dinantikan dan sangat diharapkan oleh bangsa ini," ujar Jaka.
Jaka mengingatkan seluruh mahasiswa untuk tetap bertanggungjawab, jujur dan adaptif terhadap teknologi yang ada. Sehingga dapat memberikan manfaat lebih besar bagi bangsa dan negara.
Diketahui PIONIR Gadjah Mada ini merupakan kegiatan pembelajaran, pengenalan, penggalian potensi, dan orientasi bagi mahasiswa baru. PIONIR yang dilaksanakan di tahun 2024 sebagai bentuk transformasi dari Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB).
PIONIR Gadjah Mada kali ini mengusung tema Kolaborasi Gadjah Mada, Generasi Unggul Indonesia. Total ada sebanyak 10.678 mahasiswa baru mengikuti PIONIR Gadjah Mada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat