SuaraJogja.id - Sejumlah warga Karangmloko, Sariharjo, Ngaglik, Sleman melakukan somasi pada Angel's Wing (AW) Jogja, Sabtu (3/8/2024). Somasi dilayangkan karena diskotik tersebut tidak juga menanggapi penolakan mereka akan keberadaan tempat hiburan malam yang menjual minuman keras tersebut.
Surat kuasa penolakan adanya tempat hiburan malam Angel's Wing Jogja diserahkan kepada Kantor Hukum Yogyakarta Law House. Dalam tuntutannya, warga mendesak Angel's Wing Jogja untuk ditutup karena dirasa mengganggu warga karena tidak sesuai peruntukannya sebagai rumah makan.
"Kami sudah lama tinggal di sini, jauh sebelum banyak kegiatan bisnis di Jalan Sinta. Harapan kami tidak ada diskotik, minuman keras di situ. Ini kami serahkan surat kuasa ke kuasa hukum." papar salah seorang warga Karangmloko, Heru Kuswanto di sela pemberian petisi warga sekitar Angel's Wing kepada kuasa hukum, Sabtu Malam.
Menurut Heru, pada awalnya warga sekitar tidak mempermasalahkan keberadaan bisnis di lokasi tersebut saat menjadi rumah makan. Namun sejak awal Juli 2024 lalu, rumah makan tersebut berubah jadi diskotik dan menjual minuman keras yang beroperasi mulai 23.00-04.00 WIB.
Warga di kawasan itu pun merasa prihatin dengan keberadaan tempat hiburan malam yang menjual minuman keras di kampungnya. Mereka merasa khawatir akan dampak gangguan terhadap lingkungan dan generasi muda nantinya.
Kalau pemilik ingin membangun diskotik alih-alih rumah makan, mereka mestinya membuka lokasi tidak di perkampungan warga. Apalagi di kawasan tersebut ada rumah ibadah.
"Kami support ketika itu masih rumah makan. Kami ingin ekonomi tumbuh bersama dan membuka lapangan kerja bagi warga sekitar, tapi setelah jadi diskotik yang jual minuman keras, ya kami tolak, gimana dampaknya ke generasi muda," ungkap dia.
Heru menambahkan, warga tidak pernah mendapatkan sosialisasi terkait pembangunan diskotik tersebut. Padahal mereka berada sekitar diskotik. Karena itulah mereka melayangkan somasi penolakan keberadaan AW.
"Harapan kami tidak ada diskotik, minuman keras di situ. Ini kami serahkan surat kuasa ke kuasa hukum," tandasnya.
Baca Juga: Bupati Sleman: Guru Harus Beradaptasi dengan Implementasi Kurikulum Merdeka
Sementara Kuasa Hukum warga Karangmloko, Agung Nugroho, mengungkapkan, lebih dari 10 penduduk setempat telah memberikan kuasa hukum kepadanya untuk melayangkan somasi ke AW. Mereka akan memberi batas waktu tujuh hari kedepan untuk mendapatkan tanggapan dari AW.
"Kami akan mengirimkan somasi kepada pihak Angel's Wing dalam waktu dekat. Kami beri batas waktu 7 hari. Isinya menginginkan tidak ada aktivitas Angel's Wing atau hiburan malam di pemukiman warga," jelasnya.
Agung menambahkan, jika somasi tidak mendapat tanggapan, pihaknya siap melakukan upaya hukum lanjutan. Sebab tujuan utama dari langkah hukum ini adalah untuk melindungi kepentingan warga dan menjaga ketertiban umum di Karangmloko.
"Kami akan bersurat kepada instansi pemerintahan yang terkait, termasuk Ibu Bupati dan aparat penegak hukum lainnya," imbuhnya.
Sebelumnya Manajer Operasional AW Jogja, Jordan saat dikonfirmasi mengungkapkan permintaan maaf. Tempat hiburan tersebut dinilai merugikan warga karena bising dengan suara musik dan menjual miras.
"Tapi miras yang dijual semuanya legal. Termasuk izin penjualan semuanya legal sesuai perda. Bahkan telah dicek langsung oleh dinas kesehatan," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BRI Tambah Reksa Dana Pendapatan Tetap dan Indeks Saham Berbasis ESG
-
BRI Berikan Privilege Nonton Eksklusif Buy 1 Get 2 Ticket di The Premiere Cinema XXI
-
BRI x Prodia: Pilihan Layanan Kesehatan Eksklusif untuk Nasabah BRI Prioritas serta BRI Private
-
161 Bank di Indonesia Bertumbangan, 3 di Antaranya dari Jogja! Cek Masalahnya
-
Miris 117 Kampus Muhammadiyah Tanpa Profesor, Forum PTMA Siapkan Penataan Besar