Ketua BEM Farras Raihan dan Wakil Ketua BEM Raihan Ammar ketika dimintai keterangan soal ribut-ribut antara mahasiswa dengan dosen ketika kegiatan PKKMB, Rabu (7/8/2024). [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]
Pihaknya pun akhirnya mundur lagi ke area pinggir jalan dengan tetap melakukan orasi. Aksi itu dilakukan hinga mahasiswa baru yang ada benar-benar habis atau kembali ke fakultas masing-masing.
"Setelah insiden pencekikan tadi, dan mundur ke jalan tetap konsisten bisa menyampaikan apa yang ingin kita sampaikan soal. Sampai rombongan mahasiswa itu habis itu baru kita selesai. Jadi memang tujuan kita bukan apa-apa hanya ingin menyampaikan dan di sana tidak ada yang terus berupaya untuk menghasut atau mungkin memprovokasi," tandasnya.
Berita Terkait
-
Benarkah Kurikulum Merdeka Biang Keladi Peneliti Hijrah ke Luar Negeri?
-
Peneliti Indonesia Eksodus ke Luar Negeri, Pakar Soroti Kesejahteraan hingga Iklim Penelitian
-
Kurikulum Merdeka Hapuskan Jurusan SMA: Solusi atau Bencana Baru?
-
Soal Penjurusan SMA Dihapuskan, Pakar UNY: Pendidikan Diobok-obok Jadi Kelinci Percobaan
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
BRI Perluas QRIS Cross Border BRImo ke China, Transaksi Makin Praktis
-
Rekonstruksi 23 Adegan Kasus Little Aresha, Ketua Yayasan Diduga Beri Instruksi ke Pengasuh
-
Polisi Rekonstruksi Kasus Little Aresha, Orang Tua Minta 13 Tersangka Dihukum Berat
-
Tekanan Ekonomi Meningkat, Pemkot Yogyakarta Didorong Luncurkan KUR Daerah Bunga Hingga Nol Persen
-
Duh! Gara-gara Nilai Rupiah Anjlok, Target Pembangunan Infrastruktur DIY Terancam Meleset