SuaraJogja.id - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Gunungkidul, baru-baru ini menyalurkan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk para nelayan lokal berupa 296 paket alat tangkap.
Menurut Wahid Supriyadi, Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Gunungkidul, bantuan ini diberikan kepada enam kelompok usaha bersama (KUB), seperti Mina Raharja di Pantai Sadeng, Karya Samudera di Pantai Siung, Mina Manunggal di Pantai Baron, dan Upoyo Mino 3, 4, serta 9 di Pantai Ngrenehan.
"Bantuan ini sendiri didanai dari APBN yang dialokasikan oleh DPR-RI dan diubah menjadi hibah reguler oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan," ujarnya Selasa (13/8/2024).
Wahid merinci bantuan tersebut berupa jaring insang monofilamen 2 inci ini akan dirakit oleh nelayan sendiri sesuai kebutuhan mereka. Jaring ini biasanya dipakai untuk menangkap ikan layur, kembung, dan layang.
Untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran, dalam waktu kurang dari seminggu, tim DKP Gunungkidul bersama para penyuluh dan KUB menyiapkan proposal serta persyaratan lain yang diperlukan.
Wahid berharap bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas nelayan dan membantu mengurangi biaya produksi, terutama karena jaring merupakan perlengkapan yang mudah rusak.
"Tentu kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan dan berkontribusi pada pendapatan daerah," sebut dia.
Di sisi lain, Rujimantoro, Ketua HNSI Gunungkidul, mengucapkan terima kasih kepada KKP atas bantuan hibah ini. Ia berharap agar bantuan serupa bisa dirasakan oleh seluruh nelayan di Gunungkidul untuk mendongkrak kesejahteraan mereka.
Baca Juga: Jalan Kaki Usai Dilantik, Keluarga Ini Berhasil Tempatkan 3 Anggotanya Duduki Kursi DPRD Gunungkidul
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Gandeng Ndarboy dan Happy Asmara, Film Musikal 'Cidro Asmoro' Siap Gebrak Bioskop 2026!
-
Persiapan ke Luar Negeri Lebih Praktis dengan BRI Money Changer di Lokasi Strategis
-
Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara
-
Dapat Sepeda dari BRI Peduli, Mahesa Semangat ke Sekolah: Tak Lagi Mesti Jalan Kaki Saat Banjir Rob
-
Dapur Warmindo di Sleman Meledak, Tiga Pegawai Terpental Keluar Warung