SuaraJogja.id - DPD Partai Gerindra DIY menyerahkan formulir persetujuan B1 KWK kepada lima kandidat bakal calon bupati, wakil bupati dan wakil wali kota yang akan maju dalam pilkada 2024, Senin (26/8/2024) malam. Formulir diserahkan langsung Sekretaris DPD Partai Gerindra DIY, Nur Subiyantoro kepada kelima kandidat.
"[Gerindra] yang pertama se-DIY menyerahkan B1 KWK kepada paslon [pasangan calon] untuk satu kota dan empat kabupaten di DIY untuk pilkada," ujar Nur.
Menurut Nur, Gerindra sengaja menyerahkan formulir lebih awal karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah membuka pendaftaran pada 27-29 Agustus 2024. Apalagi partai tersebut sudah sejak lama melakukan persiapan.
Paslon yang menerima rekomendasi Gerindra di DIY untuk Kabupaten Sleman yakni Harda Kiswaya dan Danang Maharsa. Di Kota Jogja, partai tersebut memilih Afnan Hadikusumo dan Singgih Raharjo.
Sedangkan di Bantul, Gerindra memilih Abdul Halim Muslih dan Aris Suharyanta. Di Gunungkidul, Sutrisna Wibawa dan Sumanto dan di Kulon Progo, Gerindra mengusung Marija dan Yusron Martofa.
"Kami memang tidak hanya mengusung bupati tapi juga wakil di kabupaten/kota," jelasnya.
Nur menyebutkan, Gerindra mentargetkan kemenangan untuk semua paslon yang maju dalam kontestasi politik 27 November 2024 mendatang. Hal ini bukan tidak mungkin karena Presiden terpilih Prabowo Subianto pun meraih kemenangan dalam pilpres lalu.
"Kemenangan diharapkan bisa diteruskan di tingkat bawah," katanya.
Nur menambahkan, ada instruksi khusus pasca penyerahan formulir tersebut. Paslon diminta menyiapkan tim-tim pemenangnya.
Baca Juga: Diusung Tujuh Parpol di Pilkada Sleman, Harda-Danang Bakal Daftar ke KPU Hari Kedua
Namun sebelumnya mereka diminta segera berkomunikasi dengan KPU. Sebab paslon-paslon tersebut harus mengisi Sistem Informasi Pencalonan (SILON).
"Kemudian tim pemenangan harus segera menyusun strategi pemenangan paslon hingga tingkat paling bawah yakni TPS," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
-
Jangan Asal Perluas! Pemda DIY Tuntut Sistem MBG Dibenahi Total Sebelum Masuk Kampus
-
Usulan Pahlawan Nasional Sultan HB II Menanti Persetujuan Keraton Yogyakarta hingga Presiden Prabowo