Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 29 Agustus 2024 | 21:08 WIB
Ilustrasi : Pilkada 2024. ANTARA/ANTARA.

SuaraJogja.id - Hingga hari kedua pendaftaran Pilkada Sleman 2024, tercatat sudah ada dua pasangan calon (paslon) calon bupati dan wakil bupati yang telah resmi mendaftar ke KPU Sleman. Dua paslon itu adalah Harda Kiswaya dan Danang Maharsa serta Kustini Sri Purnomo dan Sukamto. 

Ditemui usai pendaftaran, kedua paslon saling mengungkap optimisme mereka dalam menghadapi kontestasi Pilkada mendatang. 

Harda yang merupakan mantan Sekda Sleman itu mengaku sangat optimis bisa memenangkan Pilkada Sleman. Apalagi dengan komposisi koalisi besar yang terdiri atas 12 partai politik.

"Ya 99 persen, yang 1 persen milik Allah. Atau 100 persen milik Allah tapi skenarionya ya kita kembalikan pada Allah, tapi saya yakin dengan dukungan masyarakat dan dari partai kami sangat yakin," kata Harda ditemui di KPU Sleman, Kamis (29/8/2024).

Baca Juga: Didukung Sembilan Parpol, Heroe-Pena Daftar ke KPU Kota Jogja

Terkait pemeriksaan kesehatan, Harda mengaku tak ada persiapan khusus. Dari pemeriksaan terakhir yang dilakukan secara pribadi pun, dia dinyatakan sehat.

"Ya insya allah besok kita jalani, sudah sering tes kesehatan kok, tidak ada yang baru buat saya sama-sama saja. Sehat (pemeriksaan terakhir)," ucapnya.

Sementara itu Danang lebih berfokus untuk kembali menuntaskan program yang belum maksimal. Terkhusus program kerakyatan berupa penanganan kemiskinan hingga sampah.


"Untuk program kami akan masih melaksanakan program-program kerakyatan yang saat ini belum bisa terselesaikan terkait dengan kemiskinan, pangan, stunting dan terutama saat ini masalah sampah, pelayanan cepat efektif murah dan sebagainya. Ini ke depan akan kami selesaikan dengan Pak Harda," tandas Danang. 

Sementara itu, Sukamto tak mau kalah optimis. Dengan suasana santai, dia bilang bahwa optimismenya mencapai 100 persen.

Baca Juga: Diusung Koalisi Besar di Pilkada Sleman, Harda-Danang Pastikan Solid Tak Ada Gejolak

"Woh (optimisme), 100 persen yakin," tegas Sukamto. 

Load More