SuaraJogja.id - Jalan Tol Solo-Jogja-Kulon Progo Seksi 1 Paket 1.1 Kartasura-Klaten akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (19/9/2024) esok. Kemungkinan ruas tol tersebut belum akan memberlakukan tarif kepada pengendara di awal operasionalnya.
Hal itu diungkapkan oleh Staf Ahli Direksi PT. JMJ Bidang Pengadaan Tanah, Muhammad Amin. Dia menyebut pada pengoperasian awal ini masyarakat masih dimungkinkan untuk melintas secara gratis.
"Harusnya langsung dibuka [setelah peresmian], cuma saya enggak tahu keputusannya dari manajemen itu apakah langsung bertarif atau tidak," kata Amin kepada awak media, Rabu (18/9/2024).
Jika pun memang belum akan ditetapkan tarifnya, Amin mengaku tak mengetahui secara pasti bakal berlangsung hingga seberapa lama kebijakan tersebut. Namun saat berkaca pada pada peresmian tol yang sudah-sudah maka bebas tarif itu bisa berlangsung hingga sebulan.
"Sepertinya enggak bertarif, berapa lamanya saya kurang tahu. Dua [pekan] sampai sebulan biasanya," cetusnya.
Lebih lanjut, terkait tarif sendiri estimasi tetap akan berkisar di angka Rp1.860 per kilometer. Penentuan tarif tersebut sudah memperhitungkan dari beberapa aspek termasuk mengikuti ketentuan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).
"Kalau mengikuti PPJT ya segitu [tarifnya]. Jadi kita ngikutin PPJT," ucapnya.
Disampaikan Amin, ada beberapa kajian yang telah dilakukan untuk menentukan tarif tol Solo-Jogja tersebut. Tidak terkecuali perhitungan dari biaya yang dihabiskan dalam pembangunan tol itu.
"Sudah ada kajian dari konsultan. Untuk tarif itu kan mulai dari ada biaya pembangunan. Itu yang jadi [ada beberapa] dasar acuan, jadi sudah terhitung lah," tegasnya.
Baca Juga: Membentang 22 Kilometer, Jalan Tol Jogja-Solo Ruas Kartasura-Ngawen Diresmikan Jokowi Besok
Melihat estimasi tarif yang ditentukan sebesar Rp1,860 per kilometer maka pengendara akan merogoh kocek setidaknya sebesar Rp40.920 untuk melintasi jalan bebas hambatan yang membentang sepanjang 22,3 kilometer tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Nikmati Promo Buy 1 Get 1 Dari BRImo, Nonton Langsung Cherrypop 2026 Dari Lapangan Candi Prambanan
-
Lewat Seni Jathilan, Program GEMPAR di Pasar Ngino Sleman Dongkrak Omzet Pedagang
-
Tak Cuma Rp1 Miliar, Pemda DIY Desak Kampus Ringankan UKT Mahasiswa NTT
-
BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli
-
Tuntut Pelunasan Hak Pekerja Trans Jogja, KSBSI Desak Dishub DIY dan PT AMI Buka Ruang Mediasi