Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 08 Oktober 2024 | 20:36 WIB
Yayasan Bantuan Hukum Panah Janoko memberikan keterangan terkait dengan kasus dugaan penganiayaan, di Puri Mataram Sleman, Selasa (8/10/2024). [Suarajogja.id/Hiskia]

"Kami ingin membantu Mas Wahyudi yang hak-haknya sebagai warga negara sedang diciderai. Kami berharap kasus ini bisa ditangani secara serius," kata dia.

W Dianggap Langgar Komitmen

Sementara itu, Lurah Sidoluhur HZ, menuturkan kedatangannya ke lokasi tersebut juga setelah mendapat laporan dari warga. Acara itu diduga terkait dengan ketidaknetralan oknum ASN dalam hal ini W.

HZ saat itu datang bersama temannya secara baik-baik. Namun, justru W disebut terlihat panik usai mengetahui kedatangannya dan mencoba pergi dari lokasi.

Baca Juga: Kembali Beroperasi Usai Kasus Perampokan, Mako Damkar Godean Sleman Tambah Penjagaan

Disampaikan HZ, dia pun sudah meminta izin secara baik-baik kepada panitia saat datang ke lokasi. Termasuk menjelaskan maksud kehadirannya dalam acara tersebut.

"Sebetulnya sudah beberapa kali ketahuan. Bikin jengkel, karena sudah diperingatkan baik-baik terkait netralitas ASN dan komitmen yang ada di Godean," kata HZ dilansir dari Ketik.co.id---jaringan Suarajogja.id, Selasa.

"Begitu tahu, ia [W] lari ke arah timur di kegelapan. Saya kejar. Tetapi kehadiran saya tidak mengganggu jalannya kegiatan tersebut," imbuhnya.

Hal itu dilakukan HZ guna memastikan ASN termasuk Pj Lurah Sidokarto itu menjaga netralitas dalam Pilkada Sleman 2024. Pasalnya komitmen itu sudah disepakati bersama di Kapanewon Godean sebelumnya.

Tak lama setelah kejadian itu, HZ bilang Panwascam Godean kemudian tiba di lokasi. Saat ini kejadian tersebut juga masih dalam pemeriksaan lebih lanjut oleh Panwascam Godean serta Bawaslu Sleman.

Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, Cabup Sleman Harda Kiswaya Kunjungi Lahan Pertanian di Dero Wetan Pakem

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian, membenarkan telah menerima laporan terkait kasus tersebut. Saat ini pihaknya masih akan melakukan penyelidikan terkait laporan polisi tersebut.

Load More