SuaraJogja.id - Jajaran wakil menteri, pejabat setara menteri hingga kepala badan Kabinet Merah Putih mendarat di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, pada Kamis (24/10/2024). Selanjutnya para pembantu presiden itu akan melanjutkan perjalanan menuju Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.
Berdasarkan pantauan SuaraJogja.id di lokasi, para wamen tersebut tiba pada pukul 14.00 WIB. Mereka langsung menuju bus yang sudah dipersiapkan.
Para wamen yang terlihat di antaranya Wamen PU Diana Kusumastuti; Wamen Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan; Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto; Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan.
Ada pula Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie; Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha; Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa.
Dalam kesempatan ini, Otto Hasibuan mengatakan senang bisa dikumpulkan oleh Presiden Prabowo. Dia mengaku siap menerima arahan dan saling mengenal dengan jajaran kabinet yang ada.
"Ya senang kita bisa dikumpulkan pak presiden di sini, kalau kita bisa kumpul bayangkan saja dalam sebuah kementerian kalau tidak saling kenal kita susah untuk saling kerja sama. Jadi ini adalah simbol kerja sama yang baik antara tim," ujar Otto ditemui di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Kamis (24/10/2024).
Selain itu, pihaknya bahkan sudah menyiapkan baju olahraga. Jika memang nanti ada agenda khusus berupa penggemblengan secara fisik atau olahraga bagi para menteri dan wamen.
"Siap olahraga kan ganti bajunya saja kan. Kita coba lah [lari], tapi kita kan kalau kita setiap pagi selalu olahraga kita jalan kaki, mudah-mudahan sehat," tandasnya.
Diketahui jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih akan bertolak ke Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Kamis siang ini, untuk mengikuti pembekalan khusus di sana.
Baca Juga: Abdul Mu'ti Diminta Prabowo Jadi Mendikdasmen, Begini Respon Muhammadiyah
Para menteri dan wakil menteri berangkat bersama-sama dengan menumpang pesawat TNI AU dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Diketahui Kabinet Merah Putih bentukan Prabowo Subianto itu terdiri dari 48 menteri, 55 wakil menteri, lima kepala lembaga negara setingkat menteri, dan satu wakil kepala staf kepresidenan.
Dalam kegiatan yang dijadwalkan pada tanggal 25—27 Oktober 2024 itu, Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan memberikan petunjuk dan arahan teknis kepada masing-masing kementerian supaya mereka dapat saling mengenal satu sama lain.
Presiden Prabowo Subianto dalam pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna perdana di Kantor Presiden, Rabu (23/10/2024) berharap pembekalan menteri di Akademi Militer bisa membawa aura tradisi keberanian hingga heroisme bagi menteri kabinet karena Magelang merupakan daerah sentra perlawanan pada masa penjajahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Masih Ada 1,94 Juta Anak Tak Sekolah, Pemerintah Genjot Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman
-
BPPTKG Tegaskan Pendakian Gunung Merapi Sangat Tidak Disarankan, Ancaman Erupsi Masih Tinggi
-
Berangkat ke Rumah Anak Tak Pernah Tiba, Mbah Kasemo Ditemukan Meninggal Setelah 7 Hari Dicari
-
DIY Terbitkan Pergub Larangan Sekolah Jual Seragam, Antisipasi Pungutan dan Titipan Vendor
-
Eks Lurah Condongcatur Ditahan Akibat Korupsi Tanah Kas Desa, Polisi Ungkap Modus Penyewaan Ilegal