SuaraJogja.id - Debat calon bupati (Cabup) Gunungkidul pertama telah digelar Rabu (23/10/2024) malam. Tim Pemenangan Endah - Joko meyakini debat putaran pertama mampu menggerakkan hati dan nurani masyarakat untuk memberikan dukungan pilihan ke pasangan calon Endah-Joko.
Juru bicara Tim Endah-Joko, Rino Carono menilai performa Endah Subekti Kuntariningsih dalam debat sangat mencolok dibanding paslon lain. Argumentasi serta narasi yang disampaikan cabub nomor 1 ini menguasai 90 persen panggung debat.
" Isu yang menjadi materi debat sudah menjadi hal biasa yang dihadapi oleh Endah selama menjabat Ketua DPRD," tuturnya, Kamis (24/10/2024).
Mencermati penilaian netizen pasca debat tadi malam, lanjut dia, Rino meyakini Endah dan Joko secara elektabilitas naik. Karena tidak sedikit pemilih perempuan semakin memantapkan diri untuk memilih pasangan nomor urut 1 ini.
Selain itu, poin mencolok terdapat pada pernyataan Endah yang berkomitmen untuk melakukan komunikasi serta melibatkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Non Governmental Organization (NGO) dalam penyelesaian permasalahan di Gunungkidul.
"Komitmen Mbak Endah dalam panggung debat tadi malam diantaranya akan menggandeng LSM dan NGO menjadi catatan penting dan mendapat apresiasi dari masyarakat," ucap Rino.
Namun pihaknya juga mengakui ada jawaban yang melenceng dari pertanyaan utamanya terkait pertanyaan singkat mengenai strategi pembangunan. Jawaban itu menurut Rino belum lengkap dan komperehensif.
"Kita menyadari betul psikologis kontestan ketika dihadapkan pada kamera dan ditonton oleh ribuan warga khususnya Gunungkidul, pasti menyiapkan jawaban yang spesifik karena keluar dari materi debat," terang dia.
Terlepas dari itu semua, pihaknya meyakini bahwa Endah menguasai panggung debat calon bupati. Ke depan tim Endah-Joko akan mempertajam diri dalam debat berikutnya. Dan debat ke depan akan mereka persiapkan sematang mungkin.
Baca Juga: Tunggu Kajian Goa di Gunungkidul, Pemda DIY Tunda Pembangunan JJLS
Ketua Tim Pemenangan Endah-Joko, Heri Nugroho juga menyampaikan hal yang tak jauh berbeda. Dirinya meyakini dengan penampilan Endah dalam debat semalam semakin memantapkan masyarakat dalam menentukan pilihan untuk paslon nomor 1.
Selain kapasitas, sambung Heri, Endah – Joko punya peluang besar dalam menyelesaikan persoalan anggaran berkaitan dengan upaya pembangunan di Gunungkidul.
Dia merupakan tokoh politik dengan jaringan kuat hingga tingkat pusat. Komunikasi secara politis dan teknokratis mampu dilakukan Endah. Terlebih dirinya didukung dua partai politik yang besar, yakni Golkar dan PKB.
"Performa Mbak Endah sangat menonjol dalam debat semalam. Mbak Endah menunjukan kualitasnya sebagai pemimpin dengan memberikan solusi permasalahan di Gunungkidul," terang dia.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi