SuaraJogja.id - Pasangan Kustini Sri Purnomo dan Sukamto mengaku bakal melanjutkan program revitalisasi pasar tradisional dengan penguatan senyum agar bisa bersaing dengan pasar modern.
Dalam debat perdana Pilkada Sleman yang digelar di TVRI Jogja, Kustini akan melanjutkan program yang sudah berjalan saat ia menjabat sebagai Bupati Sleman terkait peningkatan kualitas pasar tradisional.
Disamping memodernisasi secara fasilitas, yang akan dikuatkan yakni dengan strategi senyum yakni menawarkan keramahan terhadap para pembeli agar nyaman dan kerasan untuk belanja di pasar tradisional.
"Kami sudah melakukan peningkatan kualitas pasar tradisional selain dengan revitalisasi fasilitasnya juga pelayanannya ditingkatkan. Contohnya sudah ada di Pasar Prambanan dan yang terbaru di Pasar Godean," terangnya, Minggu (27/10/2024).
Lebih jauh, program revitalisasi tersebut akan dilanjutkan di pasar tradisional lainnya dengan catatan menyesuaikan kemampuan daerah untuk membangun kembali.
"Di Sleman ada 35 pasar tradisional, nah kami akan melanjutkan program revitalisasi pasar tradisional ini dengan menyesuaikan anggaran dari daerah, bila tidak mencukupi kami akan minta bantuan ke pemerintah pusat, seperti halnya di Pasar Godean. Kemarin dibantu sekitar Rp88 miliar," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK