SuaraJogja.id - Sejumlah rumah di Kapanewon Semin rusak akibat diterjang angin kencang Rabu (30/10/2024) siang. Angin kencang tersebut terjadi menjelang tengah hari dan sore beberapa saat sebelum hujan deras yang melanda kawasan ini.
Kapolsek Semin, AKP Arif Haryanto mengatakan kejadian angin kencang pertama terjadi Rabu siang jelang tengah hari. Kejadian Angin kencang itu mengakibatkan atap rumah warga mengalami rusak.
"Kejadian pertama terjadi sekira pukul 10.30 wib," tutur dia
kejadian angin kencang pertama melanda Padukuhan Kluwih, Rt 019/Rw 005, Kalurahan Kalitekuk Kapanewon Semin. Akibatnya sejumlah rumah mengalami kerusakan. Paling parah adalah rumah milik Sumiyati (70)
Kapolsek menyebut saat itu cuaca panas terik. Tiba-tiba dari arah selatan rumah korban ada angin kencang yang menerpa dan merusak atap rumah milik korban yang terbuat dari asbes dan genteng.
"Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian materiil diperkirakan sebesar tiga juta rupiah," tambahnya.
Peristiwa kedua terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Saat itu mendung gelap mendera kawasan Gunungkidul bagian utara seperti Kapanewon Semin, Ngawen, Gedangsari dan Patuk. Sekira pukul 14.30 WIB hujan deras mulai turun.
Di wilayah Padukuhan Karangasem, hujan deras yang turun disertai dengan angin kencang. Lagi-lagi sejumlah rumah mengalami kerusakan, sebagian besar yang rusak bagian atapnya.
"Paling parah rumah bapak Tono Karangasem RT 004. Atapnya sebagian besar rusak," kata dia.
Usai kejadian, warga langsung bekerja bhakti membersihkan puing-puing atap yang rusak. Sampai Rabu petang pihaknya masih melakukan pendataan rumah warga dan fasilitas umum yang mengalami kerusakan.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru
-
KKN Berubah Jadi Misi Kemanusiaan, 61 Mahasiswa UMY Bertahan di Tengah Bencana NTT