SuaraJogja.id - Bupati Gunungkidul Sunaryanta tetap bersikukuh agar dua ASN yang telah dipecat karena kedapatan selingkuh dan kembali diaktifkan oleh PJ Bupati Heri Susanto harus diberhentikan. Sunaryanta bahkan siap untuk menempuh jalur hukum melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Sunaryanta mengatakan karena dua ASN tersebut sudah diputuskan untuk diaktifkan kembali oleh PJ Bupati maka dia telah memerintahkan kepada Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Iskandar untuk berkonsultasi kembali ke Kemendagri.
"Nanti seperti langkah--langkah berikutnya kita akan mengikuti hasil konsultasi itu," ujar Sunaryanta, Selasa (26/11/2024) usai upacara pergeseran pasukan pengamanan Pilkada di Alun-alun Wonosari.
Sunaryanta menandaskan jika kedua ASN itu tetap harus dipecat karena surat dari BPASN dan Ombudsman itu sifatnya hanya rekomendasi. Dan dia berkeinginan jika tidak ada titik temu di dalam perbedaan antara Pemda dalam hal ini keputusan Bupati dengan rekomendasi ombudsman maka harus dipertemukan di PTUN.
"Ini kan sudah jelas. kalau sudah di PTUNkan maka memikiki kekuatan hukum tetap," tambahnya
Sunaryanta mengaku siap untuk menempuh jalur PTUN kalau memang tidak ada titik temu. Oleh karenanya saat ini dia sudah perintahkan BKPPD untuk berkonsultasi dengan Kemrndagri terkait dengan keinginannya tetap memecat dua ASN itu.
Dia mengaku tidak berkomunikasi dengan wakil bupati Heri Susanto yang kala mengaktifkan kembali dua ASN itu berstatus PJ Bupati. Dia sendiri mengaku tidak mengetahui apakah wakil bupati mencoba mengajaknya bertemu untuk penjelasan secara langsung.
"Saya tidak tahu. yang jelas saya mengatakan agar ASN itu tetap dipecat," tegasnya.
Sunaryanta menegasnya sikapnya untuk memecat dua ASN itu agar ada bedanya antara ASN bersalah dengan yang berprestasi. Apalagi dari perselingkuhan itu sampai menghasilkan anak. Itu termasuk pelanggaran disilplin berat.
Baca Juga: Bupati Sunaryanta Meradang, ASN Selingkuh yang Ia Pecat Aktif Kerja Lagi
"Itu untuk menjaga kehormatan untuk ASN yang berprestasi. kasihan sekian ribu orang ASN baik dicemari oleh satu orang. Dan itu harus ditindak tegas," kata dia.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?
-
Promo Kredit Kendaraan Berbunga 1,80% Meriahkan BRI KKB Expo 2026 di 131 Lokasi
-
8.000 Orang Lepas Status WNI dalam Lima Tahun, Indonesia Terancam Kehilangan SDM Berkualitas
-
Akademisi: Publik Berhak Menagih Kinerja jika Gaji Kepala Daerah Naik
-
Mandala Krida Terkendala Status Hukum, Erick Thohir Siap Jembatani Pemda dan KPK