Pelaku UMKM yang memiliki usaha Aray 34 ini menjual produk bawang hitam. Komoditas bahan pokok yang diolah untuk kesehatan ini ia dirikan pada 2018.
Terciptanya obat dari bawang hitam ini berawal dari ibunya yang memiliki riwayat kolesterol, darah tinggi dan diabetes. Namun setelah berobat belum ada hasilnya.
"Jadi saat pengajian, ustad saya bilang coba konsumsi black garlic [bawang hitam], tapi kan orang tua saya bingung, bentuk bawang hitam itu bagaimana, carinya di mana kan tidak tahu?," kata Niken.
Beruntungnya ustad tersebut memberikan teori cara membuatnya. Niken yang saat itu mencoba membuat, banyak menemukan kegagalan. Pembuatan bawang hitam keempat kalinya ia mendapatkan formula bawang hitam yang manis, sedikit asam dan tidak getir.
Saat Covid-19 di mana pengusaha gulung tikar, Niken justru mendapat banyak orderan. Bawang hitam miliknya memberikan hasil untuk menurunkan, baik kadar kolesterol hingga menstabilkan gula darah.
Niken menjelaskan untuk terus mengembangkan usahanya ia harus mempromosikan produknya. Segmentasinya yang menyasar untuk orang tua atau orang dalam kondisi sakit memang tak mudah.
Kendati begitu kolaborasi dengan Fisip UAJY membantunya memasarkan produk bawang hitam secara online.
"Jadi ketika kami sudah buntu dengan konten pemasaran, nah adik-adik mahasiswa ini yang datang degnan ide fresh. Jadi kerjasama seperti ini saling membantu sekali," ungkapnya.
PIC Mata Kuliah Kewirausahaan Fisip UAJY, Dhyah Ayu Retno Widyastuti, menerangkan bahwa kolaborasi dengan pelaku usaha ini adalah implementasi mata kuliah kewirausahaan yang didapatkan di dalam kelas.
Harapannya, mahasiswa yang dibekali dengan ilmu wirausaha ini bisa membuat produk atau mengembangkan usaha UMKM selepas mereka lulus. Di sisi lain ketika memiliki waktu menunggu untuk mencari kerja, kemampuan wirausaha mereka selama di bangku kuliah dapat diterapkan.
Berita Terkait
-
UMK Academy Berikan Begitu Banyak Manfaat Bagi UMKM, Termasuk Kirim Produk Go Global!
-
Produk UMKM Bisa Go Global Lewat Pertamina UMK Academy
-
Penyaluran KUR Pekerja Migran Pindah ke BP2MI: Ini Kata Menteri UMKM
-
Cara BUMN Pelabuhan Berdayakan UMKM di Bulan Ramadan
-
Bale Berdaya: Bangkitkan Komunitas UMKM Sumbawa Menuju Pasar Nasional
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo