Niken menjelaskan untuk terus mengembangkan usahanya ia harus mempromosikan produknya. Segmentasinya yang menyasar untuk orang tua atau orang dalam kondisi sakit memang tak mudah.
Kendati begitu kolaborasi dengan Fisip UAJY membantunya memasarkan produk bawang hitam secara online.
"Jadi ketika kami sudah buntu dengan konten pemasaran, nah adik-adik mahasiswa ini yang datang degnan ide fresh. Jadi kerjasama seperti ini saling membantu sekali," ungkapnya.
PIC Mata Kuliah Kewirausahaan Fisip UAJY, Dhyah Ayu Retno Widyastuti, menerangkan bahwa kolaborasi dengan pelaku usaha ini adalah implementasi mata kuliah kewirausahaan yang didapatkan di dalam kelas.
Harapannya, mahasiswa yang dibekali dengan ilmu wirausaha ini bisa membuat produk atau mengembangkan usaha UMKM selepas mereka lulus. Di sisi lain ketika memiliki waktu menunggu untuk mencari kerja, kemampuan wirausaha mereka selama di bangku kuliah dapat diterapkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru