Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sleman menggelar Kursus Wasit C3, 9-14 Desember 2024, di Hotel Borobudur.
Kursus Wasit C3 yang digelar oleh Askab PSSI Sleman diikuti oleh mayoritas anak muda, berjumlah total 29 orang dari berbagai wilayah.
Dari jumlah tersebut, dua peserta merupakan perempuan, sedangkan lima orang masih berstatus pelajar sekolah menengah atas.
Kursus Wasit C3 Askab PSSI Sleman diampu oleh instruktur berpengalaman Fariq Hitaba, dibantu oleh Cholid Daryanto.
Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Komite Wasit Askab PSSI Sleman, Agus Fauzan, berujar, kursus kali ini spesial buat peserta ber-KTP Sleman.
"Peserta ber-KTP Sleman mendapatkan subsidi Rp2 juta per orang dari Askab PSSI Sleman. Mereka hanya bayar Rp1 juta per orang," katanya, Senin (9/12/2024).
Agus Fauzan menambahkan, Kursus Wasit C3 yang diadakan oleh Askab PSSI Sleman bertujuan untuk menggali potensi anak muda.
"Kami ingin menggali potensi yang dimiliki oleh anak muda dalam ekosistem sepak bola melalui jalur perwasitan," tutur Agus Fauzan.
Ketua Askab PSSI Sleman, Wahyudi Kurniawan, berharap Kursus Wasit C3 benar-benar bisa membangun dunia sepak bola dari daerah.
"Tidak hanya pemain, tetapi wasit pun kami bina supaya ada regenerasi yang baik sekaligus menjaga ekosistem sepak bola di Sleman," tegas WK, sapaan akrabnya.
Lebih lanjut, pria yang menjabat pula sebagai dewan di Kabupaten Sleman itu ingin muncul wasit lain yang berintegritas dari Bumi Sembada.
"Semoga muncul wasit-wasit berintegritas dari Kabupaten Sleman yang mampu berbicara di level nasional dan internasional," pungkas WK.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak
Pilihan
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
Terkini
-
Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat
-
Pembukaan Sawit Dicap Pemicu Karhutla, Lahan Terlantar Diklaim Justru Jadi Ancaman
-
Pungli Parkir Terus Berulang, Kabupaten/Kota Jogja Didesak Tak Sekadar Buat Aturan
-
Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles untuk Benefit Perjalanan
-
Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi