SuaraJogja.id - Pengendara memerlukan persiapan, konsentrasi, dan kehati-hatian ekstra ketika mengemudikan mobil selama musim penghujan, karena curah hujan yang tinggi dapat menghadirkan risiko perjalanan.
Selain itu, para pengemudi perlu mengantisipasi peningkatan lalu lintas kendaraan di jalan selama libur akhir tahun ini, karena biasanya banyak orang yang melakukan perjalanan wisata atau pulang kampung selama liburan. Berikut kiat aman dan nyaman berkendara menggunakan kendaraan pribadi selama musim penghujan.
1. Persiapkan diri sebelum berkendara
Pastikan tubuh dalam keadaan sehat dan fit untuk berkendara. Sedia payung dan topi di kendaraan agar punya alat berlindung dari guyuran hujan ketika turun dari mobil. Bawa baju hangat serta alas kaki cadangan agar punya ganti kalau alas kaki yang dipakai basah ketika hendak keluar atau memasuki mobil.
2. Persiapkan kendaraan
Periksa kendaraan untuk memastikan semua komponennya dalam kondisi baik dan bisa berfungsi dengan baik.
Pastikan karet wiper dalam kondisi baik, bisa menyapu air secara baik sehingga pandangan pengemudi tidak terganggu selama berkendara. Segera ganti kalau karet sudah getas dan sapuannya tidak bersih.
Pemilik kendaraan bisa menggunakan water spot remover bila mendapati bercak noda seperti water spot dan jamur pada kaca mobil, terutama pada kaca depan dan belakang, untuk mengoptimalkan kinerja karet wiper dalam menyapu air.
Pastikan semua lampu kendaraan berfungsi dengan baik supaya pengemudi selama berkendara bisa melihat jalanan dan kendaraan lain dengan baik.
Baca Juga: Rencanakan Liburan ke Jogja saat Nataru? Siap-siap Hadapi Kepadatan 23 Desember
Periksa kondisi ban. Alur ban yang masih bagus dapat meminimalisir risiko melayang di atas air dan tergelincir ketika hujan. Pastikan tekanan udara ban sesuai dengan standar pabrikan. Ganti ban jika karet ban sudah tipis.
Cuci mobil secara rutin untuk menghilangkan residu air hujan, yang mengandung zat asam yang dapat merusak cat mobil jika dibiarkan terlalu lama.
Bila perlu gunakan produk anti-karat untuk melapisi bagian bawah mobil agar terlindung dari korosi akibat percikan air hujan dan lumpur.
3. Tingkatkan kewaspadaan
Pengemudi hendaknya lebih berhati-hati dalam mengemudikan mobil ketika hujan mulai turun, karena biasanya banyak pengendara lain yang memacu kendaraan lebih cepat agar terhindar dari guyuran hujan.
Kurangi kecepatan dan tingkatkan jarak aman dengan kendaraan di depan. Ini penting untuk memberikan waktu reaksi cukup saat melakukan pengereman.
Nyalakan lampu utama atau lampu kabut saat visibilitas menurun agar bisa melihat jalanan dengan lebih baik dan dapat memberi tanda kepada pengendara lain. Hindari penggunaan lampu hazard kecuali dalam keadaan darurat.
Jaga kecepatan dan jarak dengan kendaraan lain agar dapat bereaksi dengan baik terhadap manuver pengendara lain yang mendadak, terutama ketika menghindari genangan air dan jalanan rusak.
Jika memungkinkan, hindari genangan air untuk mencegah risiko water hammer yang dapat merusak mesin. Bila harus melintasinya, lakukan dengan kecepatan rendah dan konstan.
Jangan menggunakan ponsel atau melakukan aktivitas lain yang dapat mengalihkan perhatian selama berkendara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
BRI Debit FC Barcelona Hadir Dengan Keuntungan Eksklusif Bagi Nasabah
-
Yu Beruk Meninggal Dunia, Jogja Kehilangan 'Ratu Panggung'
-
Demi Asta Cita, BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
7 Spot Romantis Valentine di Jogja AntiMainstream untuk Momen Tak Terlupakan
-
Ide Ngabuburit di Kota Yogyakarta, Festival Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Bisa Jadi Pilihan