SuaraJogja.id - Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku penganiayaan di Jl. Seturan Raya, Caturtunggal, Depok, Sleman pada Rabu (5/3/2025) dini hari kemarin. Lima orang diamankan atas peristiwa tersebut.
Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun menuturkan lima orang itu yakni MAB (22), RS (29), BH (24), ABE (20) dan JS (17) yang seluruhnya merupakan warga Sumatera Utara.
"Petugas Polsek Depok Barat melakukan penyelidikan hingga akhirnya pelaku berhasil dilakukan penangkapan," kata Salamun saat dikonfirmasi, Jumat (7/3/2025).
Disampaikan Salamun, berdasarkan hasil pemeriksaan kepada para pelaku, aksi penganiayaan itu terkait persoalan asmara. Dia bilang pelaku cemburu terhadap pacar korban lalu sehingga tak bisa menahan emosi.
"Pelaku merasa cemburu terhadap pacar korban dan emosi kemudian melakukan kekerasan," ucapnya.
Saat ini kelima pelaku tersebut sudah dilakukan penahanan di Rutan Polsek Depok Barat. Kelimanya disangkakan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.
Sebelumnya diberitakan, tiga pemuda di Sleman diduga mengalami penganiayaan pada Rabu dini hari di halaman depan BRI Seturan Jl. Seturan Raya, Caturtunggal, Depok, Sleman pada Rabu (5/3/2025) sekira pukul 02.30 WIB dini hari.
Kekerasan terhadap tiga pemuda itu menyebabkan sejumlah luka. Korban MDH (26) mengalami luka memar pipi sebelah kiri, belakang kuping sebelah kiri, dan luka lecet dibagian punggung.
Lalu korban AJL (23) mengalami luka memar pipi kiri, luka pada bibir bagian bawah, bengkak pada gigi bagian atas sebelah kanan, dan hidung patah. Sedangkan korban MAP (20) mengalami luka lecet pada rahang sebelah kiri, lengan dan siku sebelah kanan.
Baca Juga: Tiga Orang Jadi Korban Penganiayaan di Seturan Sleman, Polisi Buru Para Pelaku
Berita Terkait
-
Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkab Sleman Pastikan Bahan Pokok hingga LPG Aman selama Ramadan
-
Begini Skema Rekayasa Lalu Lintas untuk Antisipasi Kepadatan di Exit Tol Tamanmartani saat Mudik Lebaran
-
Tujuh OPD Pemkab Sleman Kosong, Tunggu Lampu Hijau Kemendagri untuk Lelang Jabatan
-
Sopir Luka, Begini Kronologi Mobil Boks Terjun ke Sabo Dam Kali Gendol
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi
-
Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro
-
Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir
-
11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa
-
Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY