1. Ukuran Raksasa: awan ini bisa menjulang dari ketinggian rendah (sekitar 500 meter) hingga lebih dari 12 kilometer ke atas atmosfer.
2. Warna Gelap: bagian bawah awan biasanya berwarna abu-abu gelap atau kebiruan karena kandungan air yang sangat tinggi dan tebal.
3. Puncak seperti Landasan (Anvil): seringkali, bagian atas awan melebar membentuk struktur seperti landasan atau payung yang halus. Ini terjadi ketika awan mencapai lapisan atmosfer yang lebih stabil (tropopause) dan tidak bisa naik lebih tinggi lagi. Angin kencang di ketinggian ini kemudian menyebarkan bagian atas awan.
4. Tepi yang Kasar: tepi awan cumulonimbus biasanya terlihat bergerombol dan tidak rata, menandakan adanya aktivitas konveksi yang kuat (pergerakan udara naik dan turun).
5. Ditemani Cuaca Buruk: kehadiran awan ini hampir selalu mengindikasikan cuaca buruk seperti hujan lebat, petir, angin kencang, dan kadang-kadang hujan es.
Berita Terkait
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
-
Ironi Pariwisata Jogja, Kampus Sepi Peminat, Industri Justru Kekurangan SDM Kompeten
-
Anak Balita Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Sleman
-
Semangat Aksara dalam Festival Kebudayaan Yogyakarta 2026
-
Dibintangi Oki Rengga, SMARTFREN Kenalkan Jaringan Unlimited 5G di Web Series Penghuni Rumah Warisan