Selain itu para pengendara diminta untuk mengurangi kecepatan menjadi 20 km per jam saat hendak keluar di exit tol Tamanmartani.
"Sekitar 100 meter sebelum exit itu sudah ada imbuan bahwa kecepatan 20 per jam tapi paling tidak, mulai jadi satu lanjur itu sudah harus mengurangi kecepatan," pungkasnya.
Sebelumnya, berdasarkan pantauan SuaraJogja.id di kawasan exit tol Tamanmartani, terlihat antrean panjang menuju pintu keluar Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Tamanmartani itu. Kendaraan tidak berhenti total melainkan mengurangi kecepatan.
Mengingat ruas jalan yang hanya menggunakan satu jalur saja. Selain itu ada pengaturan ketika kendaraan keluar memasuki jalan arteri. Kendaraan yang melintas pun didominasi plat nomor B.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda DIY, AKBP Widya Mustikaningrum mengatakan hingga pukul 13.00 WIB tadi kendaraan yang keluar dari exit tol Tamanmartani sudah di atas 500 kendaraan per jam.
"Bahkan sekarang sudah mendekati di 700 per jam. Jadi dari pagi tadi start-nya sudah di angka 300 [kendaraan per jam]. Startnya dari pukul 07.00 WIB. Pukul 07.00 start sudah 300an langsung per jam yang keluar melalui exit Tamanmartani," ungkap Widya saat ditemui di exit tol Tamanmartani, Sabtu (29/3/2025).
Disampaikan Widya, jumlah itu masih bisa berpotensi bertambah hingga beberapa jam ke depan. Dia bilang rata-rata per jam selalu naik dibandingkan saat hari kemarin.
"Kalau diambil rata-rata memang naik, tetap naik per jamnya. Rata-rata itu di belasan persen, 10-14 persen," ujarnya.
Peningkatan itu, kata Widya, tidak lepas dari skema one way atau satu arah yang diperpanjang dari Km 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga Km 459 Salatiga.
"Betul, itu pengaruh sekali. Jadi one way dari arah barat, sehingga sampai ke situ lebih cepat. Sehingga tadi yang biasanya menyentuhnya 500 itu masih agak siang. Tadi pukul 10 sudah menyentuhnya 500 [kendaraan per jam]," tuturnya.
Diperkirakan Widya, ekor antrean yang menuju exit tol Tamanmartani sepanjang 1 km. Kendati demikian kepadatan itu masih dalam kategori normal.
"Memang karena dari 2 lajur menjadi 1 lajur menjelang exit. Itu memang menyebabkan perlambatan. Namun itu semua untuk keselamatan. Secara umum bisa kami katakan lancar, paling menunggu sebentar," tandasnya.
Berita Terkait
-
One Way Diperpanjang, Pemudik Padati Exit Tol Tamanmartani Capai Rata-rata 500 Kendaraan per Jam
-
Arus Mudik Masuk ke DIY Meningkat: Exit Tol Tamanmartani dan Pintu Masuk Tempel Jadi Favorit
-
Ingin Wisata ke Gunung Merapi saat Libur Lebaran, Simak Aktivitas Terkini Sepekan Terakhir
-
H-3 Lebaran Jogja masih Lengang, Pemkot Tetap Siaga Sambut Pemudik
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026