"Kalau dituduh menggunakan ijazah palsu, maka mestinya ijazah itu diserahkan pengadilan untuk dinilai, benar atau tidak. Tapi sampai detik terakhir, saudara kita Gus Nur sama Bambang Tri divonis hukum, tetapi belum bisa membuktikan itu," tuturnya.
Syukri juga berharap bahwa kegiatan hari ini berlangsung tertib, aman, dan tidak menimbulkan gangguan. Ia mengatakan, telah ada kesepakatan dengan pihak rektorat UGM dan kepolisian agar orasi dilakukan di kawasan boulevard kampus.
Sementara yang melakukan audiensi dengan pihak kampus hanya perwakilan saja. Diketahui sudah ada Roy Suryo, Dokter Tifa dan Rismon Hasiholan Sianipar yang masuk melakukan audiensi untuk klarifikasi.
"Saya berharap mudah-mudahan aksi ini berjalan tertib, aman, dan kondusif, tidak mengganggu semua pihak," ujar dia.
Seperti diketahui isu ijazah palsu Jokowi terus mencuat selama hingga selesainya masa jabatan Presiden RI ke-7 ini.
Banyak yang meragukan terkait keaslian ijazah milik Jokowi yang kerap bertebaran di media sosial. Publik akhirnya terbagi antara pro dan kontra.
Isu ijazah Jokowi ini seakan-akan menjadi perdebatan panjang. Mantan Wali Kota Solo tersebut juga tak banyak menanggapi terkait tudingan ijazah palsu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Pasca Ramai Dugaan Diskriminasi Siswa, Disdikpora DIY Wajibkan Sekolah Sediakan Ruang Belajar Agama
-
Usai Menang Praperadilan, Raudi Akmal Terlihat Langsung Turun ke Masyarakat
-
Kisah Rosidah di Sumenep, UMKM Gula Merah Tumbuh Pesat Setelah Memanfaatkan KUR BRI
-
Gawat! DIY Tak Punya Anggaran Dropping Air, Empat Kabupaten Sudah Alami Kekeringan
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin