SuaraJogja.id - Cuma gara-gara spot mancing favorit diserobot orang lain, seorang pria asal Gamping, Sleman, nekat membakar dua unit motor milik pemuda asal Magelang.
Pelaku diketahui berinisial SK (54) yang sehari-hari bekerja sebagai sopir truk toko bangunan.
Kapolsek Gamping, AKP Bowo Susilo menuturkan peristiwa itu terjadi pada Selasa, 22 April 2025, sekitar pukul 00.15 WIB di tepi Sungai Bedog, wilayah Dusun Kradenan, Banyuraden, Gamping.
Malam itu korban HS (30) dan MA (23), bersama empat temannya, datang dari Magelang untuk mencari ikan di lokasi itu. Bukan dengan memancing tetapi maser atau menggunakan panah.
Mereka datang dengan tiga motor. Mereka memarkirkan motor itu di sekitar sungai, Honda Beat, Yamaha Vixion, dan Honda Vario.
Sebelum kejadian, para korban sempat melihat ada seseorang menyenter-nyenter ke arah mereka dari kejauhan. Awalnya mereka tak curiga.
Namun tak lama kemudian, terlihat ada api menyala di area parkiran motor. Para pemuda itu mengira hanya bakar sampah, ternyata motor mereka yang terbakar.
"Pelaku membakar sepeda motor milik korban dengan menyiramkan bensin yang diambil dari motornya. Bensinnya dituangkan ke botol minyak goreng, lalu disiram ke jok motor Honda Beat dan dinyalakan pakai korek api," kata Bowo saat rilis kasus, Kamis (24/4/2025).
Para korban dan saksi sempat berusaha memadamkan api namun si jago merah sudah terlalu cepat merambat. Sehingga menyebabkan motor Honda Beat terbakar habis.
Baca Juga: Pelaku Pembakaran Gerbong di Stasiun Yogyakarta Jadi Tersangka, KAI Alami Kerugian Rp 6,9 Miliar
"Sementara Yamaha Vixion rusak di bagian jok dan bodi samping. Sedangkan untuk Honda Vario aman tidak terkena. Total kerugian ditaksir mencapai Rp14 juta," tandasnya.
Diungkapkan Bowo, motif pelaku ternyata cukup emosional. Ia memang hobi mancing dan merasa kesal karena spot favoritnya digunakan orang lain dengan cara memanah ikan.
"Motif pelaku ini hobinya memancing. Jadi mengetahui di spot pemancingan yang tidak jauh dari rumahnya ini ada yang datang dan memanah ikan di situ, itu pelaku marah," ungkapnya.
Bowo bilang tempat korban mencari ikan itu merupakan lokasi umum yakni di Sungai Bedog. Sehingga siapapun bisa memancing di situ.
"Tapi di situ informasinya tidak boleh nyetrum maupun memanah ikan tapi para korban tidak tahu," ucapnya.
"Pada saat diberitahu oleh saksi warga lain yang juga rekan mancingnya, malamnya pelaku tidak bisa tidur, marah kemudian emosi dan akhirnya mengambil bensin itu dan terjadilah pembakaran itu," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Unisa Festival 2026: Salurkan Donasi Rp20 Juta ke UMKM Disabilitas hingga Dukung Beasiswa Mahasiswa
-
BRI Tambah Reksa Dana Pendapatan Tetap dan Indeks Saham Berbasis ESG
-
BRI Berikan Privilege Nonton Eksklusif Buy 1 Get 2 Ticket di The Premiere Cinema XXI
-
BRI x Prodia: Pilihan Layanan Kesehatan Eksklusif untuk Nasabah BRI Prioritas serta BRI Private
-
161 Bank di Indonesia Bertumbangan, 3 di Antaranya dari Jogja! Cek Masalahnya