Rusak Makam Sendiri
Adapun ANF (16) melakukan aksi perusakan makam itu seorang diri dengan cara mematahkan nisan dan papan nama makam. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh juru kunci makam di Kotagede yang datang pada Jumat sekitar sore.
"Saat itu didapati empat papan nama dan satu nisan rusak, barang-barang yang rusak ditinggal di tempat," kata Basungkawa.
Pihak kepolisian kemudian melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi kejadian dengan mencari saksi dan rekaman CCTV.
Aksi ANFS itu dilakukan tanpa alat bantu. Ia mematahkan papan nama dengan tangan kosong, kecuali satu nisan yang terbuat dari keramik, yang dihancurkan menggunakan batu besar di sekitar makam.
Polisi menegaskan tidak ada indikasi motif SARA dalam kasus ini. Untuk sementara, ANFS dititipkan di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) Sleman sembari menunggu proses pemeriksaan lanjutan.
Akibat aksinya pelaku dikenakan Pasal 179 KUHP, terkait tindakan menodai atau merusak kuburan. Dengan ancamannya hukuman satu tahun empat bulan bui.
Untuk diketahui, ANFS merusak makam-makam yang ada di Kota Jogja dan Bantul. Pelaku tersebut sempat merusak beberapa nisan yang ada di Bantul juga.
Dalam dua lokasi makam ANFS merusak nisan makam yang sempat ramai jadi perbincangan di media sosial.
Baca Juga: Remaja 16 Tahun Hancurkan Makam di Kotagede: Polisi Dalami Motif, Dugaan Gangguan Jiwa Jadi Sorotan
ANFS diketahui sebagai pelaku setelah tertangkap CCTV sekitar makam yang ada di Bantul.
Kondisi makam di Bantul juga sudah berantakan oleh ulah remaja ini. Terdapat sekitar 18 nisan yang rusak di makam Bantul.
ANFS merusak nisan yang biasa digunakan umat Kristen. Hal itu juga yang memicu reaksi keras dari netizen media sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan
-
Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci
-
Prabowo Rombak Buku Pelajaran karena Font Kekecilan, Dewan Pendidikan DIY Sebut Tak Urgen