Nia berencana membawa film ini ke festival internasional. Beberapa pemutaran telah dijadwalkan di Amsterdam, Amerika Serikat , hingga Singapura dan Jepang.
Dia berharap film ini menjadi inspirasi komunitas lain untuk membentuk ruang teater atau kabaret sendiri.
"Lewat screening kecil atau roadshow, kami ingin menyampaikan bahwa siapa pun bisa membangun komunitas seni, dengan apa pun yang mereka punya," lanjutnya.
Hal senada disampaikan Dena yang menyatakan proses produksi Jagad’e Raminten yang berawal dari disertasinya dalam menempuh pendidikan Magister (S2) mempertemukan mereka dengan banyak tokoh, dari para performer hingga pelaku budaya lokal.
"Ini jadi riset lapangan sekaligus perjalanan spiritual. Budaya kita ternyata begitu kaya, namun banyak yang belum terdokumentasi dengan baik, apalagi budaya-budaya minoritas yang sering terpinggirkan," paparnya.
Bagi Dena, film ini tak hanya mendokumentasikan kehidupan dan perjuangan Kanjeng Hamzah.
Namun juga menjadi refleksi tentang nilai-nilai kebaikan yang lintas batas.
Tidak ada kampanye dalam film ini kecuali kindness atau kebaikan. Tentang bagaimana Kanjeng Hamzah tidak pernah memandang latar belakang, tapi pada niat, kerja keras, dan kemauan belajar dari seseorang.
"Bayangkan saja, saat beliau wafat, karangan bunga datang dari becak-becak di depan Hamzah Batik. Itu bukti betapa beliau hidup menyentuh begitu banyak orang," ungkapnya.
Baca Juga: Diabetes Renggut Nyawa Hamzah Raminten: Warisan Budaya & Bisnisnya Dikenang
Ratri, Director of House of Raminten menambahkan, dokumenter tersebut bukan sekadar karya film, tetapi sebuah bentuk penghormatan penuh cinta untuk sosok ayahnya.
Almarhum adalah cahaya bagi begitu banyak orang, baik sebagai pemimpin, sahabat, maupun figur ayah bagi keluarga besar Raminten.
"Kami sangat tersentuh dan merasa terhormat kisah hidup dan warisannya diabadikan dalam dokumenter ini. Kami berharap film ini dapat menyentuh hati masyarakat Indonesia, khususnya warga Jogja, seperti halnya Bapak telah menyentuh hidup banyak orang dengan kasih dan kebaikannya," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul