- Atap Pasar Induk Godean Sleman rusak akibat cuaca ekstrem; Disperindag segera memproses perbaikan menggunakan anggaran APBD.
- Material atap pengganti dari luar daerah telah tiba pada Minggu 8 Februari dan siap dipasang Senin berikutnya.
- Perbaikan area 80 meter persegi sulit karena kemiringan atap hampir 90 derajat, mengutamakan keselamatan pekerja.
SuaraJogja.id - Atap Pasar Induk Godean di Sleman rusak usai diterpa cuaca ekstrem beberapa waktu terakhir. Mendapati hal itu Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman segera melakukan perbaikan.
Kepala Disperindag Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih, menegaskan bahwa material pengganti yang didatangkan khusus dari luar daerah telah tiba. Ia bilang perbaikan fisik akan segera dieksekusi menggunakan anggaran APBD yang cair awal Februari ini.
Pihaknya memastikan tidak ada penundaan dalam proses pengerjaan ini. Diakui Mae, bahwa kendala teknis pengiriman material yang hanya tersedia di distributor kota besar seperti Bogor, Surabaya, dan Medan kini telah teratasi.
"Atap pengganti yang rusak, hari Minggu 8 Februari ini dipastikan sudah kami terima dan sudah saya perintahkan tim teknis agar segera dipasang," kata Mae, Minggu (8/2/2026).
Disperindag Sleman menepis isu miring yang menyebutkan bahwa permasalahan atap pasar tidak pernah ditangani sejak awal beroperasi.
Mae menjelaskan bahwa sebelum pasar dibuka pada Oktober 2025 lalu, perbaikan terkait tampias air sudah diselesaikan melalui bantuan Corporate Social Responsibility (CSR). Kerusakan yang terjadi saat ini murni bersifat kasuistis akibat angin kencang dan hujan lebat dalam sebulan terakhir.
Kendati demikian memang setelah tiga bulan beroperasi, penyempurnaan sarana dan prasarana masih terus dikebut. Hal ini demi menunjang kenyamanan pedagang dan pengunjung.
"Jadi tidak benar jika ada informasi bahwa terkait atap Pasar Induk Godean dari awal operasional sampai saat ini belum teratasi," tandasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Sarpras Perdagangan Tradisional, Heffi Sulistiyawan menjelaskan tantangan teknis yang dihadapi di lapangan.
Baca Juga: Gempa Pacitan Guncang DIY: 40 Warga Dirawat Medis, Kerusakan Terkonsentrasi di Bantul
Perbaikan yang mencakup area seluas kurang lebih 80 meter persegi ini memiliki tingkat kesulitan tinggi. Pasalnya struktur atap yang sangat curam, sehingga faktor keselamatan pekerja menjadi pertimbangan utama jika hujan turun.
"Hari Minggu ini atap pengganti kami pastikan siap dan Senin besok atap segera dipasang, cuma nanti kita lihat kondisi cuaca, karena kemiringan atap hampir 90 derajat kalau kondisi hujan, tidak mungkin dilakukan pemasangan atap pengganti," ungkap Iwan.
Iwan menjamin bahwa perbaikan kali ini tidak main-main dalam hal spesifikasi. Material yang digunakan dipastikan memiliki standar kualitas tinggi untuk meminimalisir kerusakan berulang di masa depan.
"Kualitas bahanya sudah bagus dan sama dengan yang kita pesan hanya teknis pemasangannya sesuai teknis pemasangan atap bitumen," tandasnya.
Pemerintah Kabupaten Sleman berharap dengan langkah perbaikan cepat ini, aktivitas ekonomi di Pasar Induk Godean dapat kembali berjalan normal dan nyaman. Sekaligus membuktikan komitmen pemerintah dalam merawat fasilitas publik pasca-pembangunan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Lapor Polisi Sejak 2025, Kasus Dugaan Penipuan BPR Danagung di Polda DIY Jalan di Tempat
-
Gandeng YKAKI, Tilem ing Tentrem Berikan Ruang Jeda Penuh Makna bagi Mereka yang Merawat
-
Full House di Jogja, Film 'Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan' Sukses Sentuh Hati Penonton
-
Pembangunan PSEL DIY Mundur ke 2028, Nasib Pengelolaan Sampah Kabupaten dan Kota Masih Abu-abu
-
Lebih dari 100 Seniman Sajikan Art is All Around di PORTA by Ambarrukmo